Breaking News:

26 Hari Usai Istri dan Anak Ditemukan Tak Bernyawa, Yosef Dipanggil Lagi Soal Klarifikasi Tambahan

Yosef, suami sekaligus ayah korban perampasan nyawa di Subang kembali mendatangi Polres Subang untuk memenuhi panggilan polisi

Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/ Dwiky Maulana Vellayati
Yosef (55) memakai kaos putih merah dan menggunakan peci saat akan memasuki ruangan Satreskrim Polres Subang, Senin (13/9/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Tim kuasa hukum dari Yosef (55) sebut pemanggilan pada kali ini dari pihak penyidik Polres Subang kepada kliennya hanya untuk diminta kembali klarifikasi tambahan.

"Kemarin mendapatkan undangan dari penyidik untuk diminta klarifikasi tambahan lagi yah," ujar Fajar Sidik tim kuasa hukum Yosef saat ditanya wartawan di Satreskrim Polres Subang, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Forensik Kasus Subang Keluar, Yoris Penuhi Panggilan Polisi, Wajahnya Lesu, Yosef 9 Kali Diperiksa

Disinggung dengan pemanggilan kliennya kali ini terkait dengan sudah adanya hasil laboratorium forensik, Fajar mengaku belum bisa menjawab hal tersebut.

Suasana Satreskrim Polres Subang tempat Yoris (34) kembali menjalani pemeriksaan tambahan, Senin (13/9/2021).
Suasana Satreskrim Polres Subang tempat Yoris (34) kembali menjalani pemeriksaan tambahan, Senin (13/9/2021). (Tribun Jabar/ Dwiky Maulana Vellayati)

"Kami belum bisa menjawab untuk itu," katanya.

Baca juga: UPDATE Kasus Perampasan Nyawa di Subang, Polisi Kembali Panggil Yosef, Terkait Hasil Labfor?

Seperti diketahui, dengan adanya pemanggilan kembali kepada Yosef kali ini, untuk total sendiri Yosef sudah dipanggil oleh penyidik Polres Subang sebanyak sembilan kali.

Suasana terkini lokasi meninggalnya ibu dan anak di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (30/8/2021). Polisi mengerahkan anjing pelacak untuk mengungkap kasus tersebut.
Suasana terkini lokasi meninggalnya ibu dan anak di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (30/8/2021). Polisi mengerahkan anjing pelacak untuk mengungkap kasus tersebut. (Tribun Jabar/Dwiki MV)

Sementara itu, kematian dari Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) sudah memasuki hari ke 26, namun sampai dengan saat ini teka-teki dari kasus ini masih belum bisa dipecahkan oleh pihak kepolisian.

Baca juga: Terkasan Diskriminasi, Ratusan Seniman Subang Geruduk Kantor Bupati, Pengunjuk Rasa; Ijin Tak Merata

Diketahui, Tuti bersama anaknya Amalia ditemukan tewas secara mengenaskan, keduanya disimpan secara ditumpuk didalam bagasi mobil belakang jenis Alpard pada 18 Agustus 2021 lalu.

Tuti bersama Amalia pertama kali ditemukan oleh Yosef disaat dirinya hendak pulang kerumahnya, sebelumnya Yosef disaat kejadian mengaku sedang berada di rumah istri mudanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved