Breaking News:

Pengusaha di Depok Disekap, Kuasa Hukum Menduga Ada Keterlibatan Oknum Aparat

"... kasus penyekapan dan kekerasan fisik serta ancaman pembunuhan diduga dilakukan yang mengaku sebagai oknum aparat," ujar Tatang

TRIBUN JABAR / M RIZAL JALALUDIN
Ilustrasi kasus penyekapan pengusaha di Depok, Jawa Barat. 

TRIBUNJABAR.ID, DEPOK- Seorang pengusaha asal Depok, HS, disekap. Kuasa hukum HS, Andi Tatang Supriyadi,  menduga penyekapan itu melibatkan oknum aparat.

Bersama kliennya, Tatang mengadukan kasus dugaan penyekapan yang disertai kekerasan fisik di sebuah kamar hotel kawasan Margonda ke Polisi Militer Kodam Jayakarta (Pomdam Jaya).

Dalam laporan ke Pomdam Jaya itu, Tatang mengatakan ada dua nama oknum aparat yang masuk dalam daftar aduan.

Tatang pun berharap laporannya dapat ditindak lanjuti.

"Hari Minggu, 5 September 2021, HS dan istrinya, bersama saya, mengadukan kasus penyekapan dan kekerasan fisik serta ancaman pembunuhan diduga dilakukan yang mengaku sebagai oknum aparat," ujar Tatang kepada wartawan di kawasan Sukmajaya, Kota Depok, Selasa (7/9/2021).

Menurutnya, laporan ke Pomdam Jaya itu untuk mengetahui apakah benar orang yang mengaku oknum dari salah satu satuan itu benar atau tidak.

Baca juga: Perkembangan Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Sumedang, Ini Kata Polisi

Saat dikonfirmasi TribunnewsDepok.com, penyidik dari Pomdam Jaya membenarkan adanya laporan yang diajukan HS bersama kuasa hukumnya.

"Sudah terima laporanya, sudah masuk," kata penyidik Pomdam Jaya.

Andi Tatang Supriyadi mengatakan perkembangan kasus saat ini masuk ke tahap terbaru.

Diduga, korban mengalami penyekapan setelah menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 73 miliar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved