Jumat, 12 Juni 2026

Laut Selatan Jawa Bercahaya pada Malam Hari Terekam Satelit, Fenomena Apa Itu?

Fenomena laut bercahaya di selatan Jawa menarik perhatian warganet di media sosial pada Rabu (8/9/2021).

Tayang:
Tangkapan layar Twitter @NOAASatellites
Fenomena Milky Seas di laut selatan Jawa yang difoto oleh satelit NOAA 

TRIBUNJABAR.ID - Fenomena laut bercahaya di selatan Jawa menarik perhatian warganet di media sosial pada Rabu (8/9/2021).

Nampak sebuah foto yang menyebut laut di selatan Jawa bercahaya.

Foto tersebut diambil oleh satelit dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional AS, yang mendeteksi adanya "Milky Seas" di laut selatan Jawa.

Dilansir dari Kompas.com, beberapa warganet yang baru mengetahui hal tersebut, berasumsi bahwa fenomena laut itu terjadi karena pergerakan lempeng.

"Baru tau," tulis salah satu akun Twitter.

Baca juga: Bisa Serang Bagian Otak, Jangan Remehkan Fenomena Pikun, Lupa, dan Prilaku Aneh Pasca Covid-19

"Mungkin itu buih2 air karena terjadi pergerakan lempeng bumi bawah laut, siap2 aja gempa dahzat Jawa," tulis pengguna lain.

Lalu, apa sebenarnya fenomena tersebut?

Milky Seas

Dilansir dari situs jurnal Nature, (29/7/2021), para peneliti dari AS menemukan adanya Milky Seas (lautan susu, karena dalam satelit terlihat seperti larutan susu) berukuran besar di Samudra Hindia bagian timur, atau tepat di selatan Jawa.

Temuan ini berdasarkan pencitraan dari alat pendeteksi milky seas bernama Day/Night Band (DNB).

Adanya Milky Seas di selatan Jawa ini terjadi pada tahun 2019, dan peristiwa ini berlangsung selama dua siklus bulan penuh yakni 26 Juli-9 Agustus 2019 dan 25 Agustus-7 September 2019.

Pada malam 25 Juli, DNB mendeteksi anomali bercahaya di selatan Surakarta, Jawa, dekat 9,5 derajat LS, 111 derajat BT.

Deteksi di tengah kondisi cahaya bulan yang moderat menunjukkan sumber emisi yang sangat kuat.

Diketahui, luas area lautan yang berwarna ini atau dikenal Milky Seas kira-kira 100.000 meter persegi atau setara dengan luas Islandia.

Baca juga: Waspada dan Jaga Kesehatan, Cuaca Jabar akan Diterjang Fenomena Alam MJO Beberapa Hari Ke Depan

Namun, fenomena ini tidak terdeteksi pada siang hari.

Sumber: Kompas
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved