Breaking News:

PKL Jalan Cihideung Kota Tasik Mulai Bongkar Lapak, Hanya Boleh Jualan Pagi hingga Sore

Jalan Cihideung yang semula sempit akibat hampir sebagian badan jalan tersita dua jajar lapak PKL kini tampak lengang dan lebar.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Firman Suryaman
PKL di Jalan Cihideung, Kota Tasikmalaya, mulai mengangkut lapak mereka hingga jalan rampak terlihat lengang dan lebar, Senin (6/9) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Cihideung yang masuk kawasan pusat Kota Tasikmalaya, mulai membongkar lapak masing-masing, Senin (6/9/2021).

Jalan Cihideung yang semula sempit akibat hampir sebagian badan jalan tersita dua jajar lapak PKL kini tampak lengang dan lebar.

"Kami sudah lebih dari enam tahun memperjuangkan agar Jalan Cihideung tertib PKL," kata Nanang, salah seorang warga Jalan Cihideung, saat ditemui Senin (6/9/2021) sore.

Baca juga: Bupati Cek Hari Pertama PKL Berjualan, Boleh Berjualan di Alun-Alun Ciamis Sampai Pukul 22.00 Malam

Nanang mengungkapkan, dengan deretan PKL yang menyita badan jalan, arus kendaraan pun diberlakukan satu arah.

"Pemberlakuan satu arah jelas merugikan kami. Mau ke rumah atau bepergian terpaksa harus memutar. Belum lagi jalan yang tersita lapak PKL," ujar Nanang.

Kepala Dinas KUMKM Perindag Kota Tasikmalaya, M Firmansyah, mengatakan, pihaknya memberikan tengat waktu hingga Selasa (7/9/2021) tengah malam bagi PKL untuk membawa lapaknya.

"Jika melebihi waktu tersebut, terpaksa kami bertindak tegas. Sebelumnya sudah dilakukan beberapa kali musyawarah dan akhirnya disepakati pembongkaran paling lambat tanggal 7 September," kata Firmansyah.

Penertiban PKL di Jalan Cihideung, ungkap Firmansyah, selain berdasar aspirasi warga setempat juga karena Pemkot Tasikmalaya akan melakukan penataan.

Baca juga: Mulai Malam Minggu Nanti PKL Boleh Jualan Lagi di Alun-alun Ciamis, Apa Saja Syaratnya?

"Salah satu konsep penataan adalah dibuatnya pedestrian (trotoar lebar untuk pejalan kaki, Red) dan lapak PKL berderet rapi di salah satu sisi jalan," ujar Firmansyah.

Para PKL pun hanya diberi kesempatan jualan mulai pukul 08.00 dan pukul 16.00 harus sudah bersih lagi.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved