Breaking News:

Musim Pancaroba Hati-hati dengan DBD, Gejala Awal Dengue Mirip Covid-19, Berikut Ini Bedanya

Gejala awal dengue ini sekilas memang mirip gejala Covid-19. Hal ini tentunya harus diwaspadai, apalagi penyakit ini sama-sama bisa merenggut nyawa pe

Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Cipta Permana
Seorang petugas melakukan penyemprotan fogging ke setiap sudut rumah di wilayah RT 10 RW 09 Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung. Masyarakat diminta waspada dengan DBD 

Kemudian berlanjut pada hari keempat dan kelima dikhawatirkan ada shock pendarahan. 

Berbeda halnya dengan Covid-19, yang gejalnya dilihat dalam minggu pertama yang berbentuk demam dan pilek. 

Sementara di minggu kedua, Deborah mengatakan pasien Covid-19 akan mengalami gejala dalam paru-parunya. 

"Gejalanya memang agak sulit dibedakan karena memang hampir mirip. Oleh karena itu dibutuhkan pemeriksaan tambahan test dengue yaitu nonstruktural protein (NS1) dan Covid-19 dengan test pcr, antigen, dan PCR," ujarnya. 

Deborah mengatakan, ketika nyamuk aedes aegypti mengigit hingga akhirnya timbul gejala tentu tidaklah mudah mengetahui kapan terjadinya

"Ketika badan sudah demam tinggi sebaiknya langsung periksa sejak hari kedua. Karena jika dibiarkan hingga hari ke 4 dan 5, tentu akan berbahaya," ujarnya. 

Oleh karena itu, Deborah mengingatkan untuk mengecek tempat penampungan air, karena nyamuk ini justru berkembang biak di air bersih. 

"Selalu cek bak mandi, tempat makan burung, dan vas bunga didalam rumah karena masa telur menjadi nyamuk yaitu 5-7. Hal ini dilakukan untuk mencegah kembang biak nyamuk dan memutus mata rantai dengue," ucapnya. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved