Breaking News:

Harga Jahe Sempat Terpuruk Rp 10.000 per Kg Kini Sudah Membaik, Jahe Jenis Ini Paling Dicari

menurut Yayan, harga jahe merah sempat anjlok ke angka Rp 10.000/kg menyusul melimpahnya pasokan jahe merah dari Lampung dan Bengkulu.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/Ery Candra
Jahe merah 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Jahe merah selama masa pandemi ini banyak dicari, karena disebut berkhasiat meningkatkan imunitas tubuh.

Tapi siapa sangka, harga jahe merah di tingkat petani awal Agustus lalu sempat jatuh ke angka Rp 10.000/kg.

“Hanya bebeberapa minggu sempa jatuh ke angka Rp 10.000/kg awal Agustus. Tapi pertengahan Agustus sudah naik lagi. Kemarin dan hari ini sudah di kisaran Rp 25.000-Rp 30.000/kg, tergantung kualitas,” ujar Yayan (40), warga Lingkungan Panoongan Ciamis, penampung jahe merah kepada Tribunjabar.id, Rabu (1/9) siang.

Awal Agustus lalu, menurut Yayan, harga jahe merah sempat anjlok ke angka Rp 10.000/kg menyusul melimpahnya pasokan jahe merah dari Lampung dan Bengkulu.

“Awal Agustus lalu, jahe merah  dari Sumatera melimpah masuk melalui Jakarta. Terutama dari Lampung dan Bengkulu,” katanya.

Dan setelah pertengahan Agustus, kondisi kembali normal, permintaan stok lokal kembali banyak.

Untuk mendapat stok lokal jahe merah Yayan mengaku memperolehnya langsung dari petani di Sukamantri, Panjalu dan Panumbangan.

“Terutama dari Payungsari. Termasuk juga jahe gajah,” ujar Yayan.

Jahe gajah menurut Yayan, harganya lebih murah hanya sekitar Rp 7.000 sampai Rp 8.000/kg.

“Tapi hasil rimpang jahe gajah bisa lebih banyak. Rata-rata bisa mencapai 2 kg per rumpun. Kalau jahe merah jauh lebih sedikit,” katanya.

Baca juga: Cerita Ismail Tukang Wedang Jahe di Sumedang, Pendapatannya Semalam Capai Jutaan di Masa Pandemi

Dibandingkan jahe gajah  selama masa pandemi ini ungkap Yayan jahe merah paling banyak dicari. Baik dalam kondisi masih segar rimpangan maupun sudah berupa olahan.

Jahe merah lazimnya ditanam di dalam polibag, dibanding ditanam langsung di kebun. (*)

Baca juga: Jahe Merah Bisa untuk Atasi Penyakit Ginjal Kronis? Berikut Hasil Penelitian Mahasiswa UGM

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved