Breaking News
Selasa, 21 April 2026

Seniman dan Musisi di Ciamis Boleh Tampil, Bukan Hanya Prokes, Tapi Harus Patuhi Syarat Ini

Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya menyatakan seniman dan musisi boleh tampil berkesenian kembali.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Pemberlakuan PPKM Level 3 di Ciamis mulai diperlonggar. Tidak hanya PKL yang sudah diperbolehkan kembali berjualan.

Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya di hadapan mahasiswa dan PKL yang berunjukrasa di gerbang timur Pendopo Ciamis, Jumat (27/8) sore juga menyatakan seniman dan musisi juga boleh tampil berkesenian kembali.

“Tetapi dengan syarat harus patuh pada prokes. Misalnya pada resepsi pernikahan,  boleh tamp[il organ tunggal. Boleh ada penyanyi. Tapi tidak boleh ada yang joget. Ada pembatasan yang ketat,” ujar Bupati Herdiat di hadapan mahasswa dan PKL yang berunjukrasa di jalan depan gerbang Timur Pendopo Ciamis, Jumat (28/8) sore.

Baca juga: Dukung Tempat Hiburan Buka, Pemandu Lagu Hingga Seniman Indramayu Jalani Vaksinasi Covid-19

Seniman kondang asal Ciamis, Kang Godi Suwarna mengapresiasi keputusan Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya yang sudah memperbolehkan seniman dan musisi tampil kembali, setelah mengganggur cukup lama selama masa pademi.

“Syaratnya tidak hanya dengan taat prokes. Tapi seniman dan musisinyanya juga harus sudah divaksin baru bisa tampil. Ada sertifikat vaksinnya,” “ujar Kang Godi Suwarna kepada Tribun usai tampil di kegiatan resepsi Hari Pramuka di Taman Qitri Kwarcab Pramuka Komplek Perkantoran Kertasari Ciamis, Sabtu (28/8) siang.

Di sejummlah negara di luar negeri menurut Godi, penampilan seninya sudah mulai bebas normal lantaran sekitar 80% lebih  penduduknya sudah divaksin.

Termasuk musisi dan seniman, pelaku keseniannya.

Baca juga: Para Guru di Majalengka Berikan Bantuan Sembako, Sebagian untuk Para Seniman

“Jadi harus sudah divaksin dulu, kalau seniman maupun musisi untuk bisa tampil. Ini untuk kebaikan kita semua,” katanya.

Setelah hampir dua tahun selama masa pandemi ini menurut Kang Godi Suwarna ia berkesenian hanya secara virtual. Baru Sabtu (28/8) siang tersebut tampil kembali di atas panggung secara nyata.

“Selama masa pandemi hampir dua tahun hanya tampil virtual. Hanya lokdon di rumah dekat Stasiun Ciamis. Dan hari ini tampil kembali pertama kali di atas panggung nyata,” ujar Kang Godi Suwarna.

Seperti “bucat bisul”, Kang Godi pun menjadi bintang panggung tampil dihadapan para aktivis pramuka yang hadir di Taman Qitri Kwarcab Pramuka Ciamis, Sabtu (28/8) siang tersebut.

Baca juga: Ratusan Seniman di Indramayu Batal Demo Gara-gara Miskomunikasi, Ini Penyebabnya

Kang Godi membacakan 4 puisi ciptaan secara beruntun. Sembari diringi petikan gitar putranya Si “Ujang” Galia Mata Dewa.  Dan grup musik “Pamanah Rasa” pimpinan Ebel.

Dimulai dari sajak “Si Ujang Lebet Sakola”, berlanjut kemudian dengan sajak “ Si Ujang Jalan-Jalan”, kemudian sajak  berjudul “Grand Prix” serta terakhir sajak penutup “Blues Kere Lauk”.

Godi dihadapan para pegiat pramuka tersebut pun berkisah tentang latar belakang terciptanya masing-masing sajak atau puisi Sunda gubahannya tersebut 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved