Breaking News:

Pabrik Psikotropika di Sumedang Digerebek, Mertua & Menantu Kerja Sama,Ini Trik Polisi Mengungkapnya

Polisi menggerebek pabrik psikotropika di Sumedang. Merua dan menantu kerja sama.

Editor: taufik ismail
Tribun Jabar / Kiki Andriana
MHN (36) kanan, bos pabrik obat keras ilegal saat memberikan keterangan kepada Tribun Jabar.id, di Dusun Sukamulya RT09/03, Desa Paseh Kidul, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (22/8/2021) 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Polisi mengungkap pabrik psikotripika di Sumedang.

Pabrik itu tepatnya berada Dusun Sukamulya, Desa Paseh Kidul, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang,.

Tiga orang ditangkap polisi.

Satu di antaranya MHN (36).

Ia merupakan bos pabrik obat keras ilegal ini.

MHN mengaku sudah membuka bisnis haramnya sejak enam bulan lalu.

"Mesin masuk setahun yang lalu dan produksi sudah enam bulan jalan," kata MHN kepada TribunJabar.id di sela penggerebekan yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar, Minggu (22/8/2021).

Untuk melancarkan bisnis haramnya itu, kata dia, ia dibantu oleh satu orang penjual hasil produksinya.

"Orang yang memasarkannya ada, yang menjual hanya satu orang, omzet penjualannya tergantung yang masarin saja," kata dia.

Meski begitu, ia mengaku telah membagi peran dalam memproduksi obat keras ilegal tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved