Breaking News:

Sudah Diingatkan, Warga KBB Tetap Ngotot Dangdutan Saat PPKM Level 4, Satgas Terpaksa Lakukan Ini

Satgas Covid-19 terpaksa menindak tegas warga yang ngotot tetap menggelar dangdutan saat PPKM level 4

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Siti Fatimah
Dokumentasi Satpol PP KBB
Petugas membubarkan acara singa depok dan dangdutan dalam resepsi pernikahan di Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat ( KBB ), Senin (16/8/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Ade Suparman warga Kampung Cimanggu, RT 1/12, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri Bale Bandung, Jumat (20/8/2021).

Dalam sidang tersebut, Ade dikenakan sanksi denda karena nekat menggelar acara singa depok dan dangdutan dalam resepsi pernikahan saat penerapan PPKM Level 4 pada 16 Agustus 2021 dan acaranya juga sempat dibubarkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) KBB.

Kepala Satpol PP KBB Asep Sehabudin, mengatakan, dalam sidang tipiring tersebut, hakim memberikan sanksi denda sebesar Rp 500 ribu karena yang bersangkutan memaksa petugas agar acara hiburan singa depok dan dangdutan itu tetap dilanjutkan.

Baca juga: Petugas Bubarkan Dangdutan dan Singa Depok di Resepsi Pernikahan di Bandung Barat

"Sidangnya hari ini, yang bersangkutan itu menggelar acara singa depok dan dangdutan dalam resepsi pernikahan beberapa hari lalu. Kegiatan itu jelas melanggar PPKM Level 4 dan sempat kami bubarkan," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Sebetulnya, kata Asep, warga tersebut baru satu kali melanggar aturan PPKM Level 4, tetapi karena sempat memaksa agar acara tetap dilanjutkan, maka pihaknya langsung memberikan sanksi tegas.

"Kalau tidak memaksa, sanksinya hanya pembubaran saja. Tapi karena yang bersangkutan ngotot agar acara singa depok dan dangdutan dilanjutkan, maka kami kenakan sanksi denda," kata Asep.

Ia mengatakan, pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi tegas jika ada warga yang menggelar hiburan disaat penerapan PPKM Level 4 karena kegiatan seperti itu hingga saat ini masih dilarang.

Baca juga: Satpol PP KBB Tahu Banyak Warga Gelar Resepsi Pernikahan Selama PPKM Level 4, Ditindak 30 Kasus

Hanya saja, kata Asep, untuk sanksi berupa denda pihaknya harus melihat terlebih dahulu kemampuan materi dari warga yang melanggar aturan karena tidak semua pelanggar mampu untuk membayar denda.

"Kami juga melihat dari sisi pelanggarannya, tapi kalau ngotot tidak mau mengikuti aturan dan ketentuan, maka sanksi denda akan kami berikan seperti warga yang disidang hari ini," ucapnya.

Atas hal tersebut, pihaknya mengimbau agar masyarakat KBB mematuhi aturan PPKM Level 4, terutama tidak mengadakan hiburan karena kegiatan seperti itu bisa mengundang kerumunan.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved