Tak Hanya Dagingnya yang Bermanfaat, Biji Alpukat Miliki Senyawa Anti Kanker, Ini Kata Peneliti

Peneliti Balai Besar Litbang Tanaman Obat an Obat Tradisional, Jawa Tengah meneliti bahwa biji alpukat mengandung senyawa yang bersifat anti kanker.

Editor: Siti Fatimah
Pixabay.com
Buah alpukat 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kanker merupakan penyakit yang menjadi penyebab kesakitan dan kematian utama di dunia. Pengembangan obat kanker terus dilakukan, termasuk memanfaatkan tanaman obat sebagai agen kemoprevensi.

Salah satunya dilakukan oleh Peneliti Balai Besar Litbang Tanaman Obat an Obat Tradisional, Jawa Tengah, Yuni Widiyastuti .

Dikutip dari laman UGM, Yuni yang mengkaji lebih lanjut salah satu Famili Lauraceae yakni Alpukat sebagai agen anti kanker.

Famili Lauraceae merupakan salah satu famili yang banyak diteliti potensinya sebagai agen anti kanker.

Baca juga: Penderitanya Terus Meningkat, Bawang Putih Bisa Sebagai Anti Kanker Lidah, Ini Hasil Penelitiannya

Memanfaatkan biji Alpukat (Persea americana), Yuni menggali potensi bahan alam ini untuk dimanfaatkan sebagai obat anti kanker dan hasilnya diketahui bahwa biji alpukat merupakan bahan alam yang dapat digunakan untuk  mengatasi perkembangan sel kanker payudara MCF-7.

Disampaikan Yuni bahwa dalam biji Alpukat mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, terpenoid, tanin,dan minyak atsiri.

Senyawa-senyawa tersebut termasuk ke dalam golongan senyawa yang bersifat anti kanker.

Alpukat23
Alpukat23 (INTISARI)

“Ekstrak klorofom biji alpukat bersifat sitoksik yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker payudara MCF-7,” jelas Peneliti Balai Besar Litbang Tanaman Obat an Obat Tradisional, Jawa Tengah ini, Jum’at (28/7)  saat ujian terbuka program doktor  di Sekolah Pascasarjana UGM.

Baca juga: Kaya Serat dan Rendah Kalori, Ini Sederet Manfaat Cincau, Bisa untuk Anti Kanker dan Cegah Stroke

Senyawa aktif biji alpukat, ditegaskan Yuni terbukti mampu menginduksi menginduksi kematian sel (apoptosis) sel MCF-7 dengan mengakibatkan ekrusakan DNA.

Selain itu jumlah sel yang mengalami kematian semakin bertambah setelah perlakuan pada nalisis flow cytometry.

Senyawa aktif biji alpukat mampu meningkatkan ekspresi p53, pRb, caspase 3, dan menurunkan ekspresi gen atiaapoktosis Bel-2, tetapi meningkatkan ekpresi gen pro-apoptosis Bax. 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved