Breaking News:

Lapas Kelas IIB Sumedang Overkapasitas, Dony Ahmad Munir Upayakan Ini

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir angkat bicara soal daya tampung Lapas Kelas II Sumedang yang saat ini sudah melebihi kapasitas.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Kiki Andriana
Suasana Lapas Kelas IIB Sumedang, Jawa Barat 

Laporan Kontributor Tribun Jabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir angkat bicara soal daya tampung Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Sumedang yang saat ini sudah melebihi kapasitas.

Menurut Dony, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang bakal memfasilitasi penyediaan lahan untuk relokasi bangunan Lapas kelas II B Sumedang yang menjadi satu-satunya bangunan penjara terbesar di Kabupaten yang lebih dikenal dengan sebutan Kota Tahu ini.

Bahkan, lanjut Dony, pihaknya mengaku telah melakukan pembicaraan dengan pihak Lapas kelas IIB Sumedang mengenai permasalahan tersebut.

Baca juga: Lapas Kelas IIB Sumedang Sudah Overkapasitas hingga 3 Kali Lipat, Kalapas: Seperti Ikan Pindang

"Ya benar, kami sudah ada pembicaraan mengenai hal ini dengan pihak Lapas Kelas IIB Sumedang," ujar Dony Ahmad Munir di Sumedang, Kamis (19/8/2021).

Dony menuturkan, saat ini pihaknya tengah mengupayakan lahan negara nasional yang bakal dipergunakan untuk relokasi bangunan Lapas.

"Kami sedang mengupayakan lahan negara nasional yang kita mohon hak pengelolaaanya untuk bisa dipakai untuk Lapas. Sedang dimatangkan," ucap Dony.

Lahan negara tersebut, ujar dia, adalah lahan negara berskala nasional yang hak pengelolaannya diharapkan bisa diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang.

"Nantinya, setelah lahan sudah dibawah Pemkab, bisa di pakai oleh Lapas," Dony menambahkan.

Meski begitu, lanjut Dony, pihaknya belum bisa memastikan luas tanah yang akan dipergunakan untuk bangunan Lapas.

"Berapa hektarenya belum pasti, masih proses ya. Saat ini kita masih melakukan pembicaraan dengan Lapas," tuturnya.

Baca juga: Lapas Kelas IIB Sumedang Sudah Overkapasitas hingga 3 Kali Lipat, Kalapas: Seperti Ikan Pindang

Diberitakan sebelumnya, Lembaga Permasyarakatan Kelas IIB Sumedang, Jawa Barat dikabarkan sudah melebihi kapasitas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Jabar.id, hingga saat ini Lapas yang berada di pusat kota Sumedang itu sudah terjadi over kapasitas yang mana sudah hampir mencapai tiga kali lipat dari kapasitas normal.

Kalapas kelas IIB Sumedang Imam Sapto mengatakan, Lapas kelas IIB Sumedang dibanguan di atas lahan seluas 3000 meter persegi ini hanya memiliki 23 kamar tahanan, yakni 7 unit kamar di blok Asahan, 7 unit kamar di blok Brantas, 3 unit kamar di blok Citarum, 2 unit kamar di blok Mapenaling, 1 kamar di blok wanita dan 3 kamar strap sel (penjara pengasingan di tempat terbatas).

"Total kapasitas Lapas kelas IIB Sumedang hanya menampung 100 warga binaan, namun saat ini jumlah warga binaan mencapai 279 orang.Sudah sangat tidak ideal," kata Imam Sapto kepada Tribun Jabar.id saat ditemui di Lapas kelas IIB Sumedang, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Lapas Kelas IIB Warungkiara Sukabumi Overkapasitas, Kelebihan 300 Tahanan

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved