Breaking News:

Lapas Kelas IIB Sumedang Sudah Overkapasitas hingga 3 Kali Lipat, Kalapas: Seperti Ikan Pindang

Saat ini daya tampung Lapas itu sudah terjadi over kapasitas hingga hampir mencapai tiga kali lipat dari kapasitas normal.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Kiki Andriana
Suasana Lapas Kelas IIB Sumedang, Jawa Barat 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Lembaga Permasyarakatan Kelas IIB Sumedang, Jawa Barat dikabarkan sudah melebihi kapasitas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Jabar.id, hingga saat ini daya tampung Lapas yang berada di pusat kota Sumedang itu sudah terjadi overkapasitas yang mana sudah hampir mencapai tiga kali lipat dari kapasitas normal.

"Total kapasitas Lapas Kelas IIB Sumedang hanya menampung 100 warga binaan, namun saat ini jumlah warga binaan mencapai 279 orang. Sudah sangat tidak ideal," kata Kepala Lapas Kelas IIB Sumedang Imam Sapto kepada Tribun Jabar.id saat ditemui di Lapas Kelas IIB Sumedang, Rabu (18/8/2021).

Imam mengatakan, Lapas Kelas IIB Sumedang dibanguan di atas lahan seluas 3000 meter persegi ini hanya memiliki 23 kamar tahanan, yakni 7 unit kamar di blok Asahan, 7 unit kamar di blok Brantas, 3 unit kamar di blok Citarum, 2 unit kamar di blok Mapenaling, 1 kamar di blok wanita dan 3 kamar strap sel (penjara pengasingan di tempat terbatas).

Menurutnya, daya tampung Lapas Kelas IIB Sumedang saat ini sudah sangat tidak ideal. Sebab, kata dia, sesuai standar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) idealnya satu orang narapidana mendapat ruangan berukuran sebesar 2x3 meter.

"Dengan terjadinya over kapasitas ini mengakibatkan kamar yang seharusanya dihuni 5 orang narapidana, menjadi diisi 10 orang. Saat ini kondisinya berdesak-desakan seperti tumpukan ikan pindang," katanya.

Baca juga: Lapas Kelas IIB Warungkiara Sukabumi Overkapasitas, Kelebihan 300 Tahanan

"Kelebihan kapasitas pada Lapas berpotensi meningkatkan penularan Covid-19," kata Imam, menambahkan.

Meski begitu, ujar Imam, pihaknya telah berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang mengenai kondisi tersebut.

"Sudah, saya sudah berkomunikasi dengan Pak Bupati mengenai hal ini. Mudah-mudahan Pemkab Sumedang dapat menghibahkan lahan untuk Lapas," tutur Imam. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved