Jenderal Andika Perkasa Minta Setop Iuran, Kompol Rovan Ikut Sesko AD: Pasis Tak Ada yang Jual Mobil

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa menegaskan jangan ada iuran-iuran selama pendidikan Sesko AD.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Mega Nugraha
Instagram TNI AD
KSAD Jenderal Andika Perkasa dalam tayangan video Buletin TNI AD yang diunggah di Instagram TNI AD, Rabu (18/8/2021) 

TRIBUNJABAR.ID,JAKARTA- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa menegaskan jangan ada iuran-iuran selama pendidikan Sesko AD.

"Saya tidak ingin lagi ada iuran-iuran apapun alasannya. Kalau saya masih dengar ada laporan tadi, saya anggap komandannya tahu," kata Jenderal Andika Perkasa, seperti dikutip dalam tayangan video Buletin TNI AD yang diunggah di Instagram TNI AD, Rabu (18/8/2021).

Dalam video itu, tampak KSAD Jenderal Andika Perkasa berpidato. Dia menyampaikan soal larangan iuran-iuran.

"Sampai saya terima laporan awas, saya kasih waktu dua minggu masing-masing komandan tadi beresin, telusuri ke bawah 2 minggu dari skarang masih ada laporan (iuran), siap-siap saja. Jangan ragukan keseriusan saya, saya buktikan," kata Andika.

Pernyataan itu ternyata dibuktikan oleh perwira siswa (Pasis) Kompol Rovan Richard Manehu dari Polri yang mengikuti pendidikan di Sesko AD dari Polri, Kompol Rovan Richard Manehu yang menjalani Tour Mabes AD bersama ratusan pasis Sesko AD lainnya.

Baca juga: Kena Serpihan Peluru di Kepala, Dua Prajurit TNI AD Luka Tembak saat Bertugas di Nduga, Papua

Kompol Rovan Richard Manehu juga tampak hadir di video Buletin TNI AD tersebut. Seperti diketahui, Kompol Rovan Richard Manehu ini sebelumnya menjabat Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan menangkap Richard Lee.

"Untuk TNI AD sekarang sudah banyak berubah karena prioritas Bapak Kasad juga, jadi sorang prajurit yang lebih profesional. Kami lihat di Sesko AD sekarang lebih terbuka dan transparan," kata Kompol Rovan Richard Manehu yang tampak bersama istrinya.

Kompol Rovan merupakan pasis Sesko AD Dikreg 2021. Selama proses seleksi ikut pendidikan, dia tidak mengeluarkan duit banyak.

"Jadi kami berdasarkan perintah Bapak Kasad, tidak ada iuran-iuran, apalagi situasi pandemi jadi semua pasis tidak ada yang keluarkan duit banyak," kata Rovan.

Ia bersyukur bisa lolos seleksi pendidikan di Sesko AD dan akan menjalani pendidikan dengan baik.

"Yang pertama saya ingin buka banyak jaringan karena saya lihat ini penting buat tugas saya ke depan bagaimana bisa bersinergi dengan TNI Polri kalau Polri enggak tahu TNI seperti apa. Saya mau berteman dengan a dan b kalau a ga kenal b ga mungkin bagaimana hubungan itu. Teori kerjasama sinergi koordinasi dan kolaborasi," ucap dia.

Ia juga menyinggung soal sumbangan-sumbangan selama pendidikan.

"Terkait sumbangan-sumbangan sudah dihilangkan. Dulu ada istilah semua sudah hilangkan dulu buat sekolah, jual rumah mobil segala macam. Sekarang mobil lengkap, kalau kemarin penutupan di Sesko AD mobil lengkap jadi pasis tidak ada yang jual mobil," ucap Rovan.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved