Kapolda Jabar Sebut Penyelewengan Bansos di Karawang Telak

Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri mengaku sudah menindaklanjuti laporan dugaan penyelewengan Bantuan Sosial (Bansos) di Karawang dan Tasikmalaya.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Nazmi Abdulrahman
Kapolda Jawa Barat, Irjen Ahmad Dofiri saat jumpa pers seusai meninjau vaksinasi Persis 1 dan 2, Jalan Pajagalan, Kota Bandung, Rabu (11/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri mengaku sudah menindaklanjuti laporan dugaan penyelewengan bantuan sosial di Karawang dan Tasikmalaya.

Dikatakan Irjen Ahmad Dofiri, selain melakukan penindakan, pihaknya juga memberikan edukasi kepada aparat setempat mengenai mekanisme pemberian bansos agar tidak menyalahi aturan.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kata dia, kasus yang terjadi di Karawang dan Tasikmalaya berbeda.

"Di Karawang telak, karena pemotongan dengan alasan dana covid-19 yang kurang," ujar Kapolda Jabar, Selasa (11/8/2021).

Baca juga: Juliari Batubara Mohon Dibebaskan, Ini Profilnya hingga Terlibat Kasus Korupsi Bansos Covid-19

Sementara di Tasikmalaya, kata dia, ada kesepakatan antar warga agar bantuan sosial bisa diterima oleh banyak orang.

"Contoh (kasus di Tasikmalaya) misalkan yang terdaftar 10 orang, sementara warganya ada 15 orang. Kalau 10 kg dibagi ke 15 orang jumlahnya nggak 10 kg. Itu kesepakatan bersama. Tapi mungkin ada satu dua orang yang  mempertanyakan," ucapnya.

"Bagaimana pun ini adalah keliru. Kita sudah bersepakat dengan pak Kejati Jabar kita harus tangani dan kita tindak. Ke depannya sudahlah bagikan sesuai dengan peruntukannya," tambahnya.

Berdasarkan data yang diterimanya, saat ini total sudah ada 12,7 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di Jabar. Dari jumlah itu  8,8 juta diantaranya sudah menerima bantuan yang bersumber dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Khusus dari bansos Provinsi Jabar baru ada 272 ribu sudah dan dalam proses pemberian bantuan.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved