Wakil Ketua DPRD Minta Agar Kafe dan Mal di Jabar Dibuka Secara Bertahap

Ia menyarankan upaya bertahap dalam relaksasi kegiatan ekonomi masyarakat, termasuk pembukaan kafe atau resto dan mal. 

Penulis: Cipta Permana | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Cipta Permana
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari saat ditemui di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Senin (9/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari, meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat tak buru-buru melakukan relaksasi setelah PPKM.

Menurutnya, pemerintah perlu menelaah lebih dalam sebelum memutuskan relaksasi kegiatan ekonomi, termasuk sektor pariwisata pada masa PPKM.

Hal itu sebagai antisipasi dari kembali terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 di Jawa Barat

“Harus dilihat dulu kondisi wilayah dari setiap daerah, apakah masih ( PPKM ) level 4 atau 3, kalau masih, lebih baik ditunda agar tidak terjadi klaster baru,” ujarnya saat ditemui di Sekretariat DPD PDIP  Jawa Barat, Senin (9/8/2021). 

Ia menyarankan upaya bertahap dalam relaksasi kegiatan ekonomi masyarakat, termasuk pembukaan kafe atau resto dan mal. 

Baca juga: Mal di Bandung Diijinkan Buka, Permintaan Ridwan Kamil ke Jokowi, Asosiasi Kafe: Sudah Terlambat

“Meski ekonomi harus berjalan, kesehatan tetap harus diutamakan. Maka itu, relaksasi lebih baik dilakukan secara bertahap,” ucapnya. 

Ineu pun mendorong, agar Pemprov Jabar dapat menjaga grafik penanganan Covid-19 yang mulai menurun, seperti ketersediaan tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR).

Pemprov Jabar pun tak boleh terlena dan tetap harus melakukan percepatan vaksinasi sebagai upaya penanganan Covid-19. 

“Vaksinasi harus terus dipercepat karena itu adalah langkah untuk bisa mengakhiri pandemi Covid-19,” katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved