Minggu, 19 April 2026

Ini Percakapan Keluarga Sebelum Komariyah TKW Indramayu yang Dibunuh, Pelaku Bukan Mantan Pacar

Keluarga membantah Komariyah (31), Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Kabupaten Indramayu dibunuh oleh mantan pacarnya.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Darajat Arianto
Istimewa/akun FB Rizki Aan Anifah
Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Kabupaten Indramayu, Komariyah yang dikabarkan tewas dengan luka tusuk pada beberapa bagian tubuhnya di kawasan Nantou Taiwan. 

Keluarga Komariyah hanya mendapat dari kabar yang beredar. 

Baca juga: SBMI Indramayu Tawarkan Bantuan Hukum pada Keluarga Komariyah, TKW yang Diduga Dibunuh di Taiwan

Juwarih mengatakan, korban dan suaminya sudah bercerai secara virtual, surat resmi perceraiannya pun di terima keluarga Komariyah pada 3 bulan lalu.

"Karena dia waktu berangkat pakai alamat suaminya di Desa Kedungwungu, Kecamatan Anjatan, tapi waktu berangkat mereka belum bercerai," ujar dia.

Meski demikian, harapan dari pihak keluarga Komariyah, disampaikan Juwarih, mereka ingin agar jenazah korban bisa dibawa pulang dan dimakamkan di Tanah Air.

Ditemukan Banyak Luka

Komariyah diduga dibunuh dengan sadis. Dikabarkan luka tusuk ditemukan pada beberapa bagian tubuhnya. TKW Indramayu dibunuh di Taiwan

TKW tersebut diketahui bernama Komariyah, ia diduga menjadi korban pembunuhan di kawasan Nantou Taiwan.

Saat dikonfirmasi, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih membenarkan kabar tersebut.

Juwarih mengatakan, korban merupakan warga Desa Sliyeg Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

"Kabarnya banyak beredar di medsos, korban ini orang Indramayu, dia orang Sliyeg, saya sudah konfirmasi ke teman dia di sana dan dibenarkan," ujarnya,  Sabtu (7/8/2021).

Juwarih mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapat keterangan resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Taiwan.

Hanya saja, ia memastikan kebenaran kabar duka tersebut.

Meninggalnya Komariyah ini diduga dibunuh oleh mantan pacarnya sendiri yang sekaligus rekan kerjanya di Nantou Taiwan.

Juwarih menyampaikan, mantan pacarnya ini merupakan sesama TKI, asal dari Bengkulu.

Hingga saat ini, SBMI Cabang Indramayu masih menunggu kronologi detail bagaimana kejadian nahas itu bisa dialami korban.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved