Minggu, 17 Mei 2026

Antusias Divaksin Tinggi, Sahrul Gunawan Minta Distribusikan Lagi Vaksin Secara Proporsional

600 warga difabel turut menjadi sasaran vaksin dalam vaksinasi massal, yang digelar Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (Ika Unpad)

Tayang:
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Darajat Arianto
Humas Pemkab Bandung
Wakil Bupati Bandung Bandung Sahrul Gunawan bersama Rektor Unpad Rina Indiastuti menyaksikan vaksinasi yang digelar Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (Ika Unpad) di Dome Bale Rame, Soreang, Sabtu (7/8/2021). 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Lutfi Ahmad Mauludin
 
  
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 600 warga difabel turut menjadi sasaran vaksin dalam vaksinasi massal, yang digelar Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (Ika Unpad) di Dome Bale Rame, Soreang, Sabtu (7/8/2021). 

Wakil Bupati Bandung Bandung Sahrul Gunawan, mengapresiasi vaksinasi massal tersebut.

Menurut Sahrul,  hal itu merupakan wujud kepedulian komunitas akademisi terhadap kesehatan masyarakat, sekaligus bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam penanggulangan pandemi saat ini.

"Vaksin, bukanlah obat untuk menyembuhkan covid-19. Melainkan tindakan untuk mencegah agar tidak mengalami gejala Covid berat, dan menurunkan angka kematian yang diakibatkannya," ujar Sahrul, di sela-sela vaksinasi.

Menurutnya, hal yang lebih penting lagi adalah membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity.

"Serta meminimalisasi dampak ekonomi dan sosial akibat penyebaran Covid-19," kata Sarul.

Sahrul memaparkan, jika sebagian besar masyarakat sudah memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik terhadap covid-19, maka aktivitas masyarakat bisa berjalan seperti sediakala.

"Namun, walaupun masyarakat telah mendapatkan vaksin, kedisiplinan dalam menjaga dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) tetap harus dipertahankan. Sudah divaksin bukan berarti tidak mempan terhadap Covid-19, melainkan mempercepat penyembuhan saat kita terpapar," ucap dia.

Jadi ditegaskan Sahrul  tetaplah disiplin jalankan prokes, dalam setiap kegiatan.

Sahrul mengungkapkan, tercapainya target 80% vaksinasi bagi warga Kabupaten Bandung,  tergantung pada tiga komponen.

"Yaitu vaksinator atau tenaga kesehatan (nakes), sasaran vaksinasi, dan ketersediaan vaksin itu sendiri," ujarnya.

Baca juga: Dosis Vaksin di Kabupaten Bandung Bakal Ditambah Setiap Minggu Jika Prestasi Program Vaksinasi Bagus

Sahrul mengatakan  untuk penyediaan vaksinator, Pemkab Bandung telah membuka perekrutan Relawan Bedas (Bekerja Dengan Ikhlas). 

"Masyarakat umum sebagai sasaran vaksinasi, juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mendapatkan vaksin," katanya.

Hal itu kata Sahrul, sangat dimaklumi karena seluruh masyarakat, pastinya ingin situasi pandemi ini cepat berakhir.

"Untuk itu saya, atas nama Pemkab Bandung, memohon kepada pemerintah pusat agar vaksin secepatnya dapat didistribusikan ke daerah secara proporsional," ucapnya. (*)

Baca juga: Jabar Cari 22.000 Relawan Mahasiswa untuk Vaksinasi dan Tracing, Baru Ada 1.500 Relawan

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved