Breaking News:

Paket Umrah Plus ke Maladewa & Vaksin, Gegara Kebijakan Karantina 14 Hari, Paket Umrah Harus Diubah

Ada sejumlah hal yang harus berubah ketika Arab Saudi memberikan kebijakan bagi jemaah umrah asal Indonesia.

Editor: taufik ismail
istimewa
Jemaah umrah asal Indramayu melakukan perjalanan ke Tanah Suci. Foto diambil tahun lalu. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Biaya ibadah umrah 2021 bisa melambung tinggi.

Ini karena jemaah asal Indonesia tak bisa langsung ke Arab Saudi. Mereka harus menjalani karantina 14 hari di negara ketiga.

Menurut Forum Komunikasi dan Silaturahmi Penyelenggara Travel Umroh dan Haji Jawa Barat (FKS Patuh Jabar), Rahmat Wildan, persyaratan karantina selama 14 hari bagi jemaah umrah asal Indonesia, bukanlah karantina yang dilakukan di Indonesia atau di Arab Saudi.

Karantina harus dilakukan di negara ketiga, yakni negara-negara yang izin penerbangan langsungnya ke Arab Saudi tidak ditangguhkan oleh pemerintah Arab Saudi.

Ini, ujar Wildan, berarti jemaah Indonesia harus mengikuti paket umrah khusus yang mau tidak mau harus dibuat oleh para penyelenggara travel perjalanan umrah.

"Solusi kawan-kawan travel, yaitu kami harus membuat paket umrah plus Maldives atau Amerika (+vaksin). Jadi, bisa dibayangkan harganya," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui telepon, Selasa (27/7/2021).

Wildan juga membenarkan pasti akan ada biaya tambahan karena kamar yang disediakan oleh hotel hanya boleh diisi sekamar berdua dan semua jamaah wajib asuransi full cover.

"Ini belum termasuk biaya karantina saat kepulangan dari umrah. Kami masih terkena aturan harus karantina di hotel Jakarta selama delapan hari yang biayanya sudah Rp 7 juta sampai 8 juta," katanya.

Oleh karena itu, Asosiasi FKS PATUH Jabar berharap kepada pemerintah pusat bisa memberlakukan pengecualian bagi para jemaah umrah saat pulang ke Tanah Air.

"Kami harap jamaah umrah cukup isoman di rumahnya saja sepulang perjalanan umrah. Kami juga masih berharap jika Indonesia kondisi penyebaran Covid menurun, Arab Saudi bisa membuka kembali untuk Indonesia sehingga tak perlu lagi karantina untuk jemaah yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved