Sabtu, 9 Mei 2026

PPKM Darurat Diperpanjang

PPKM di Sukabumi, Pedagang di Pasar Ini Keberatan PPKM Diperpanjang, Nekat Dagang Takut Didenda

Sejumlah pedagang di Pasar Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, keberatan dengan diperpanjangnya PPKM

Tayang:
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Siti Fatimah
Ilustrasi - Pedagang keberatan PPKM diperpanjang. 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memperpanjang PPKM level 4 dari 26 Juli 2021 hingga 2 Agustus 2021. Hal itu diungkapkan Jokowi dalam keterangan pers, Minggu (25/7/2021).

Sejumlah pedagang di Pasar Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, keberatan dengan diperpanjangnya PPKM. Diketahui, Kabupaten Sukabumi masuk ke PPKM Level 3.

"Kalau untuk ibu mah keberatan, anak buah yang jualan di jalan pada sedih, cuman tiga jam dikasih waktu jualan, jam 8 jam 9 (malam), padahal jam 9 udah gak ada orang. Pokoknya tukang nasi goreng biasa jual telor 5 kilo jadi 2 kilo, gak tahu berapanya," kata Titin, penjual nasi goreng, Senin (26/7/2021).

Baca juga: Berakhir PPKM Darurat, 7 Kelurahan Di Kota Sukabumi Masih Zona Merah Resiko Tinggi

Ia mengatakan, karyawannya di tempat jualan nasi goreng pernah diberikan surat peringatan (SP) satu oleh petugas.

"Kalau gak nurut sama petugas didenda katanya, anak buah ibu juga kena SP 1 (sama petugas). Harapannya kedepannya pengen aman seperti biasa, kasihan pedagang kecil, orang Jawa ke sini cari nafkah untuk dia dan keluarganya," jelasnya.

Titin yang juga berjualan sayuran di Pasar mengaku, omzet penjualan sayurannya turun 75 persen.

"Ngagejlog sami (turun sama), 75 persen turunnya setelah ada PPKM, 75 persen drastis total. Lebaran mana gak ada maremanya (ramenya)," ucapnya.

Baca juga: Curhat Warga Soal PPKM Darurat ke Bupati Subang: Jangan Samakan Subang dengan Jakarta dan Bandung

Ia meminta pemerintah untuk tidak memperpanjang PPKM.

"Jangan sampai diperpanjang kalau bisa mah, kasihan orang kecil," keluhanya.

Hal senada disampaikan penjual makanan kering, Iwan, menurutnya dampak PPKM sangat terasa. Terlebih langganan di tokonya berkurang.

"Buat pedagang kecil seperti di Palabuhan ini PPKM sangat berpengaruh, buat pendapatan (warung) yang di kampung jadi sepi, yang di kampung sepi ke pasar juga jadi sepi," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved