Breaking News:

Ingin Dinikahi Secara Negara, Pedangdut Cantik di Tasikmalaya Laporkan Suami ke Polisi, Ini Sebabnya

Seorang pedangdut lokal Tasikmalaya, Ma (31), mendatangi Mapolres Tasikmalaya, Sabtu (14/7), melaporkan dugaan KDRT oleh suaminya.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar
Ilustrasi KDRT_Kekerasan Perempuan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Seorang pedangdut cantik asal lokal Tasikmalaya, Ma (31), mendatangi Mapolres Tasikmalaya, Sabtu (14/7) karena mengaku jadi korban KDRT suami.

Ma, artis dangdut lokal Tasikmalaya yang biasa tampil dari panggung ke panggung ini datang ke Mapolres Tasikmalaya untuk mengadukan suaminya.

Ma mengaku telah menjadi korban KDRT sang suami. Kepala dipukul tiga kali dan kaki luka lebam karena diseret motor suami.

"Saya tidak terima diperlakukan kasar seperti itu. Makanya setelah berfikir matang saya adukan kelakuan suami ke polisi," kata Ma di Mapolres Tasikmalaya.

Baca juga: Seusai Unjuk Rasa, Kasus Covid-19 di Kota Bandung Melonjak, Paling Banyak ada di Kecamatan Ini

Penyebab munculnya KDRT, lanjut Ma, karena dirinya menuntut sang suami agar dirinya dinikahi secara negara, demi masa depan anak semata wayang mereka.

"Namun bukannya suami merespon, tapi malah memukul kepala saya," kata Ma.

Saat suami hendak pergi naik motor, Ma berupaya menghadangnya. Akibatnya kaki Ma sempat terseret hingga luka lebam.

Kasatreskrim Polres Tasikmalaya, AKP Hario Prasetyo Seno, membenarkan adanya pengaduan penyanyi dangdut tersebut.

Baca juga: 25 Juli Akhir PPKM Level 4 Tapi Kasus Harian Covid-19 Masih Tinggi, PPKM Diperpanjang?

"Kasusnya sedang kami dalami. Awalnya memintai keterangan korban serta saksi-saksi yang melihat kejadian itu," ujar Hario. Jika bukti dirasa cukup bukti, barulah pihak Polres Tasikmalaya memanggil terduga penganiaya. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved