Gempa Bumi Malam Ini di Sulawesi Utara, Terasa hingga Manado, BMKG Minta Waspada Gempa Susulan
Fenomena alam gempa bumi baru saja terjadi di Barat Daya Kecamatan Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara pada Sabtu (24/7/2021
TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Fenomena alam gempa bumi baru saja terjadi di Barat Daya Kecamatan Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara pada Sabtu (24/7/2021).
Info gempa bumi itu diketahui dari unggahan BMKG di laman resminya pada Sabtu (24/7/2021).
"Pusat gempa bumi berada di laut 121 km barat daya melonguane pada kedalaman 19 km," isi keterangan BMKG. Adapun gempa bumi tersebut berkeuatan lebih dari 5 magnitudo yakni 5.6 magnitudo.
"Getaran gempa bumi dirasakan berdasarkan skala MMI yakni skala MMI II-III di Siau dan skala MMI II dirasakan di Manado," isi keterangan BMKG.
Baca juga: Polisi Sukabumi Malam-malam Datangi Rumah Warga Miskin Lalu Bagikan Paket Sembako
Adapun gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami namun BMKG meminta warga untuk waspada akan adanya potensi gempa bumi susulan.
Perlu diketahui, MMI adalah singkatan dari Modified Mercalli Intensity. Di laman bmkg.go.id, Skala Mercalli adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi yang diciptakan oleh seorang vulkanologis dari Italia yang bernama Giuseppe Mercalli pada tahun 1902.
Karena itu skala Mercalli adalah sangat subjektif dan kurang tepat dibanding dengan perhitungan magnitudo gempa yang lain.
Oleh karena itu, saat ini penggunaan Skala Richter lebih luas digunakan untuk untuk mengukur kekuatan gempa bumi.
Tetapi skala Mercalli yang dimodifikasi, pada tahun 1931 oleh ahli seismologi Harry Wood dan Frank Neumann masih sering digunakan terutama apabila tidak terdapat peralatan seismometer yang dapat mengukur kekuatan gempa bumi di tempat kejadian.
I MMI: Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.
II MMI: Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
III MMI: Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
IV MMI: Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.
V MMI: Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
VI MMI: Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-gempa-bumi.jpg)