Breaking News:

BPBD & Satgas Pemulihan Ekonomi Buka Sentra Vaksin Silih Tulungan, Sasar Masyarakat Kawasan Ekonomi

Program Sentra Vaksin Silih Tulungan digelar untuk menyasar juga masyarakat di kawasan ekonomi.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: taufik ismail
Istimewa/Biro Adpim Jabar
Sentra Vaksinasi BPBD Jabar di Kota Cimahi. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Satgas Pemulihan Ekonomi Daerah Jawa Barat dan BPBD Provinsi Jabar menginisiasi program Sentra Vaksin Silih Tulungan dengan menggandeng sektor swasta sebagai mitra vaksinasi.

Program ini merupakan upaya proteksi di kawasan ekonomi untuk meminimalisasi dampak sosial dan ekonomi dari pandemi Covid-19.

Ketua Harian Satgas PED Jabar Ipong Witono mengatajan keberhasilan vaksinasi sangat berpengaruh pada percepatan pemulihan ekonomi.

Ipong memandang Sentra Vaksin Silih Tulungan bukan hanya melindungi karyawan di sekitar kawasan ekonomi, namun juga melindungi masyarakat luas di sekitar kawasan ekonomi.

“Jumlah alokasi Vaksin Silih Tulungan, 40 persen akan diberikan untuk karyawan dan keluarga karyawan. Sebanyak 60 persen akan diberikan untuk masyarakat sekitar kawasan ekonomi. Kawasan ekonomi ini bukan hanya kawasan industri, namun mencakup kawasan ketahanan pangan, pesisir, dan UMKM,” ujar Ipong melalui sambungan telewicara, Kamis (22/7/2021).

Ipong berharap pembagian alokasi tersebut dapat optimal membangun kekebalan kelompok di sekitar kawasan ekonomi sehingga dapat berdampak pada peningkatan produktivitas sektor ekonomi.

Kepala Pelaksana BPBD Jabar Dani Ramdan menjelaskan dalam Sentra Vaksin Silih Tulungan, pemerintah menyiapkan vaksin, tenaga vaksinator, pendataan sasaran, perizinan, dan publikasi kegiatan.

Sementara pihak swasta bertindak sebagai event organizer, menyediakan logistik serta sarana dan prasarana vaksinasi.

“Skema kerja samanya pemerintah mempersiapkan vaksin, tenaga vaksinator, pendataan sasaran, perizinan, dan publikasi kegiatan. Mitra (pihak swasta) akan bertindak menjadi event organizer atau menunjuk event organizer agar pelaksanan vaksinasi tertib prokes, juga harus mempersiapkan SDM pendukung, menyiapkan logistik, sarana, prasarana dan lokasi,” ujar Dani Ramdan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved