Breaking News:

Arab Saudi Resmi Larang Warganya Kunjungi Indonesia, Ini Penyebabnya

Pemerintah Arab Saudi melarang warganya pergi ke Indonesia karena kekhawatiran akan situasi pandemi Covid-19 di negara ini.

Editor: Hermawan Aksan
AFP PHOTO/CENTERS FOR DISEASE CONTROL AND PREVENTION/ALISSA ECKERT/HANDOUT
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNJABAR.ID – Pemerintah Arab Saudi melarang warganya pergi ke Indonesia karena kekhawatiran akan situasi pandemi Covid-19 di negara ini.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyampaikan larangan tersebut pada Rabu (20/7/2021) sebagaimana dilansir Arab News.

Seorang sumber resmi di kementerian tersebut mengatakan, keputusan itu diambil demi memastikan keselamatan warga Arab Saudi karena lonjakan kasus Covid-19 yang diperparah oleh varian Delta di Indonesia.

Menurut sumber tersebut, sebagaimana dilansir kompas.com, larangan tersebut akan terus dilanjutkan sampai situasi stabil.

Warga Arab Saudi yang masih berada di Indonesia pun diminta untuk berhati-hati dan menjauh dari daerah dengan tingkat penularan tinggi.

 

Arab Saudi juga meminta warganya yang terjebak di Indonesia untuk memastikan semua tindakan pencegahan dan meminta pulang ke Arab Saudi secepat mungkin.

Di negaranya, Kementerian Kesehatan Arab Saudi terus memberikan vaksin Covid-19 selama liburan Idul Adha di pusat-pusat vaksinasi.

Lebih dari 23,3 juta dosis telah didistribusikan di seluruh Kerajaan Arab Saudi.

Selain itu, lebih dari 1,4 juta warga sudah divaksinasi.

Pada Rabu, Kementerian Kesehatan Arab Saudi melaporkan 1.142 kasus baru yang dikonfirmasi.

Kementerian tersebut juga melaporkan 12 kematian terkait Covid-19 pada Rabu.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi juga meminta warga dan ekspatriat di wilayah kerajaan untuk mendapat suntikan vaksin Covid-19 yang tersedia di pusat vaksinasi di seluruh negeri.

Mulai 1 Agustus, hanya orang yang divaksinasi lengkap yang diizinkan memasuki ruang publik di Arab Saudi, termasuk mal, restoran, toko, dan pasar.

Para pengunjung yang mendatangi tempat-tempat umum tersebut harus menunjukkan bukti vaksinasi saat masuk.

Kementerian Kesehatan terus mengimbau semua orang untuk mematuhi protokol kesehatan untuk membatasi penyebaran tingginya laju penularan global saat ini akibat varian Delta. (*)

Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved