Breaking News:

Kisah Petugas ATCS Pantau 200 Titik Jalan di Bandung, Dari Gagalkan Aksi Copet Hingga Diacuhkan

Kisah petugas ATCS pantau 200 titik jalan di Bandung dari gagalkan aksi copet hingga diberi acungan jari tengah oleh pelanggar lalu lintas

Penulis: Tiah SM | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Tiah SM
Petugas Atcs dari Dinas Perhubungan Kota Bandung tidak hanya mengingatkan pengendara soal tertib berlalu lintas, tapi juga edukasi protokol kesehatan pengeras suara yang ada di persimpangan jalan.  

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG- Dibukanya penyekatan dan penutupan jalan di 44 titik di Kota Bandung, suasana arus lalu lintas tetap sepi.

"Mulai Selasa  dan Rabu  ini tak ada penyekatan dan penutupan jalan, arus lalu lintas terurai lancar bahkan arus kendaraan exit Tol sepi, mungkin pengendara beranggapan masih ada penyekatan," ujar  Kepala Bidang Manajemen Transportasi dan Parkir Dinas Perhubungan  kota Bandung, Khairur Rijal saat memantau  Area Traffic Control System (ATCS) di Balai Kota, Rabu (21/7).

ATCS milik Dinas Perhubungan Kota Bandung mampu memantau arus lalu lintas 200 titik sehingga jika ada pelanggaran lalu lintas atau kejahatan jalanan bisa terpantau. 

Baca juga: VIDEO-ATCS Dishub Kota Bandung Mampu Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas dan Protokol Kesehatan

Petugas ATCS,  setiap harinya memberikan edukasi kepada pengendara yang berada ditrafick light atau pejalan kaki yang terpantau di  ATCS.

Rijal mengatakan,  anggota polisi setiap minggunya ada 4 sampai 5 kali meminta rekaman kasus kecelakaan atau begal.

Menurut Rijal yang banyak pelanggaran di traficlihgt Cibaduyut mulai tidak pakai helm, tidak pakai masker dan  naik motor lebih dari dua orang.

Sementara itu Wydia petugas ATCS paling sering memberikan peringatan kepada pengendara yang tidak pakai helm, maupun naik motor bertiga.

Pengendara yang ditegur sebagian besar pura-pura tidak mendengar.

Seperti yang terpantau di traficlihgt Soekarno Hatta - Kiaracondong, seorang pria tidak mengenakan masker dan helm sambil merokok.

Saat ditegur, hanya menoleh keatas kemudian malah menyalakan rokok dan mengisapnya.

Menurut Widya, sudah terbiasa diacuhkan masih tak diberi acungan jari tengah yang sering dilakukan pengendara jika ditegur. 

Baca juga: Dishub Kota Tasikmalaya Manfaatkan ATCS untuk Menegur Pengendara yang Tak Memakai Masker

Namun masih ada yang patuh jika ditegur,  mereka yang  tak pakai helm turun dari motornya.

Sedangkan yang terpantau di simpang Jalan Otto Iskandardinata-Asia Afrika,  Pedagang kaki lima tidak memakai masker dan buang air kecil di pagar seng.

Saat ditegur agar tidak buang air kecil dan agar mengenakan masket terlihat kaget, kemudian mengambil masker di saku celana dan membalikan badan sambil melambaikan tangan.

ATCS juga bisa memantau copet di Asia Afrika , menurut Widya sudah beberpa kali menggagalkan aksi copet.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved