Breaking News:

Kebanyakan Pengemudi Tak Bawa Surat Ini, Ratusan Kendaraan di Bandung Barat Diminta Putar Arah

Ratusan kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Bandung Barat diputarbalikan aparat kepolisian selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/HILMAN KAMALUDIN
Iptu Erin Heriduansyah, Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Polres Cimahi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Ratusan kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) diputarbalikan aparat kepolisian selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3-20 Juli 2021.

Kendaraan tersebut diputarbalikan karena pengemudinya tidak membawa surat keterangan bebas Covid-19 maupun kartu vaksinasi yang menjadi syarat melakukan perjalanan lintas daerah selama PPKM Darurat dilaksanakan.

Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Polres Cimahi, Iptu Erin Heriduansyah, mengatakan, selama PPKM Darurat diterapkan pihaknya sudah memutarbalikan 206 kendaraan roda dua dan 431 kendaraan roda dua.

"Alhamdulillah dalam pelaksanaan PPKM Darurat sejak 3-20 Juli, sudah banyak kendaraan yang kami putarbalikan," ujarnya saat ditemui di Pos Penyekatan Padalarang, Rabu (21/7/2021).

Selain itu, pihaknya juga memutarbalikan kendaraan angkutan barang yang tidak mematuhi aturan PPKM Darurat. Khusus, untuk kendaraan ini, pihaknya sudah memutarbalikan sebanyak 17 kendaraan.

Erin mengatakan, ratusan kendaraan tersebut diputarbalikan saat pihaknya melakukan penyekatan selama PPKM Darurat di dua titik wilayah KBB, yakni di daerah Padalarang, dan Grafika Lembang.

"Banyak yang tidak tahu (aturan PPKM), kebanyakan kendaraan yang diputarbalikan itu saat awal-awal penerapan PPKM Darurat dilaksanakan," kata Erin.

Sementara saat PPKM Darurat diperpanjang, pihaknya juga bakal tetap melakukan hal yang sama, termasuk melakukan penutupan ruas jalan yang ada di KBB dan Kota Cimahi.

"Hari ini PPKM Darurat diperpanjang, maka sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 22 tahun 2021, kita akan tetap memperketat (penyekatan)," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved