Breaking News:

Ribuan Hewan Kurban Dijual di Kota Cimahi, Puluhan Hewan di Antaranya Sakit dan Kurang Umur

Dari keseluruhan hewan kurban yang dijual di Kota Cimahi, menurut Supendi, terdapat beberapa hewan yang tidak memenuhi syarat dari segi umur

Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/Dian Herdiansyah
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi melakukan proses verifikasi terhadapa hewan-hewan kurban yang dijual di Kota Cimahi sebleum hewan ini dijual dan dipotong pada perayaan Iduladha.

Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian Kota Cimahi, Papih Supendi mengatakan, di Cimahi terdapat sebanyak 2.033 ekor hewan kurban yang dijual oleh sebanyak 54 pedagang yang tersebar di Kecamatan Cimahi Utara, Cimahi Tengah, dan Cimahi Selatan.

"Jumlah ternak yang dijual terdiri dari sapi 535 ekor, domba 1.492 ekor, dan kambing 11 ekor. Total seluruhnya 2.038 ekor," ujar Supendi ketika dihubungi Selasa (20/07/2021).

Dari keseluruhan hewan kurban yang dijual, menurut Supendi, terdapat beberapa hewan yang tidak memenuhi syarat dari segi umur yaitu sapi 9 ekor dan domba 65 ekor atau total sebanyak 74 ekor hewan yang kurang umur.

"Sedangkan hewan yang sakit terdapat sebanyak 32 ekor, yaitu domba," katanya.

Sementara jumlah hewan sehat dan layak jual atau kurban yang ditandai dengan pengalungan label sehat seluruhnya berjumlah 1934 hewan yang terdiri dari sapi 526 ekor, domba 1.397 ekor, dan kambing 11 ekor.

Papih Supendi menambahkan bahwa pada malam takbiran, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan hewan kurban sebelum dipotong (ante mortem) dan mulai hari ini dan selama hari Tasrik dilakukan pemeriksaan hewan kurban setelah dipotong (post mortem).

"Sehingga dipastikan hewan-hewan kurban yang dipotong adalah yang seluruhnya memenuhi persyaratan yang ditentukan," katanya.

Baca juga: Inilah Grandong, Sapi Kurban Irfan Hakim yang Menangis, Trending Youtube Terus, Ukuran Jumbo 1,3 Ton

Sebelumnya, Kepala Bidang Pangan pada Kota Cimahi, Mita Mustikasari, juga telah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk membeli hewan kurban yang sudah diperiksa kesehatannya dan memenuhi syarat yang ditandai dengan tanda kesehatan hewan kurban atau kalung sehat.

Pemeriksaan hewan kurban sendiri sudah dimulai sejak Jumat (9/7/2021) di tempat-tempat penampungan atau penjualan hewan kurban yang ada di wilayah Kota Cimahi.

"Ke peternak yang menjual hewan kurban, kami juga melakukan pemeriksaan hewan yang akan dijual," kata Mita.

Mita mengatakan bahwa sebanyak 17 petugas dikerahkan untuk memeriksa hewan kurban di tempat-tempat penampungan atau penjualan hewan kurban, dan juga peternak yang menjual hewan kurban.

Mengingat masih pandemi, untuk petugas dilengkapi masker, sarung tangan, hand sanitazer, dan perlengkapan pemeriksaan hewan kurban lainnya.

Menurut Mita, hewan kurban baik sapi maupun domba yang dijual harus terbebas dari berbagai penyakit seperti pink eye, orf, enteritis, tympani hingga cacat. Kemudian, hewan yang akan dikurbankan harus sehat dan tidak kurus, dan cukup umur.

Untuk domba atau kambing umurnya harus lebih dari 1 tahun, sementara sapi atau kerbau umurnya lebih dari 2 tahun.

"Untuk melihat umur dari gigi, ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap. Syarat lainnya adalah jantan (tidak dikebiri), dan tidak cacat," tuturnya.

Baca juga: Mau Beli Hewan Kurban di Cimahi? Ini Imbauan dari Dinas Pangan dan Pertanian

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved