Breaking News:

PPKM Darurat

Di Akhir PPKM Darurat Tahap I, Muncul Spanduk Provokasi di Majalengka, Satpol PP Langsung Bergerak

Hari terakhir pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali tahap I termasuk di Majalengka muncul sejumlah spanduk bernada provokasi.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Kisdiantoro
Tribunjabar.id/Eki Yulianto
Sejumlah spanduk bernada provokasi terdapat di perempatan Jalan Pertanian Majalengka, Selasa (20/7/2021). 

Laporan Wartawan tribunjabar.id, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Hari terakhir pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali tahap I termasuk di Majalengka muncul sejumlah spanduk bernada provokasi.

Selain provokasi, spanduk juga bernada sindiran lapar.

Hal itu seperti yang terlihat di spanduk berukuran 40 x 60 di perempatan lampu merah Jalan Pertanian Majalengka.

Tampak spanduk tersebut bertuliskan, "Terkadang Bapak Kerja Sampai Lupa Jaga Kesehatan, Ingatnya Cuman Satu di Rumah Banyak Perut Kroncong yang Harus Ditenangkan."

Hal ini pun tak ayal menarik warga dan para pengguna jalan lainnya.

Salah seorang warga yang melintas di kawasan tersebut, Bram (44) menuturkan, spanduk itu sudah ada beberapa hari lalu.

Baca juga: Masih PPKM Darurat, Ridwan Kamil dan Keluarga Salat Idul Adha dan Kurban di Sini

 "Iya ada dari kemarin-kemarin juga," ujar Bram, Selasa (20/7/2021).

Sementara itu, kemunculan sejumlah spanduk bernada sindiran tersebut membuat Satpol PP Majalengka tak tinggal diam.

Melalui Kabid Trantibum Satpol PP, Sutaryo mengatakan, pihaknya menyesalkan kemunculan spanduk-spanduk tersebut.

"Kami menyayangkan dengan spanduk-spanduk itu. Karena tulisannya bisa memicu warga menjadi resah," ucapnya 

Apalagi, lanjutnya, pemasangan spanduk mengambil lokasi strategis di tengah Kota.

Baca juga: Jika PPKM Darurat Diperpanjang, Pemerintah Harus Penuhi Kebutuhan Ekonomi Masyarakat

Untuk menghentikannya, terpaksa pihaknya akan menindak tegas dengan menurunkannya.

"Sudah kami langsung tertibkan. Karena ini sifatnya sangat krusial. Meskipun spanduk itu keberadaan tempatnya berada di posko solidaritas," jelas Sutaryo.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved