Breaking News:

Sudah Dilaunching, 3,8 Juta KPM di Jawa Barat Bakal Menerima Bantuan Sosial Beras 10 Kilogram

Sebanyak 3,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di Jawa Barat bakal menerima bantuan sosial berupa beras 10 kilogram yang didistribusikan Bulog.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Giri
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, saat launching pendistribusian bantuan beras di Gudang Bulog Jalan Gedebage, Kota Bandung, Minggu (18/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 3,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di Jawa Barat bakal menerima bantuan sosial berupa beras 10 kilogram yang didistribusikan Perum Bulog per Minggu (18/7/2021).

Launching pendistribusian bantuan beras ini secara langsung dihadiri Kepala Dinas Sosial Jabar, Dodo Suhendar; Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana; Bupati Bandung, Dadang Supriatna; dan Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Tono Rusdiantono di Gudang Bulog Jalan Gedebage, Kota Bandung.

Dodo menyebutkan sasaran penerima bansos beras ini adalah mereka yang terdampak karena adanya pemberlakuan penerapan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

"Insyaallah sebelum Lebaran (Idul Adha) dan mulai hari ini langsung disebar ke kota/kabupaten di Jabar. Kami juga salurkan selain beras ialah bantuan sosial tunai (BST) untuk dua bulan yakni Mei dan Juni sejumlah Rp 600 ribu," kata Dodo.

Tak hanya beras berukuran 10 kilogram, lanjutnya, penambahan beras pun datang dari Sekretariat Negara yang ukuran 5 kilogram bagi warga yang tak masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

Kepala Kanwil Bulog Divre Jabar, Taufan Akib, menambahkan program bantuan beras PPKM ini dilakukan serentak di seluruh kabupaten/kota di Jabar.

Pihak Bulog Jabar, katanya, mendistribusikan sebanyak 38 ribu ton.

Dia berharap bantuan dari pemerintah pusat melalui Menteri Sosial ini bisa membantu warga terdampak Covid-19 ditambah penerapan PPKM darurat.

"Kami percepat pendistribusiannya dan beras yang disalurkan ini kualitasnya medium sesuai ketentuan," katanya.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat atas bantuan yang diberikan bagi warga terdampak di Kota Bandung.

Dia menjelaskan, warga Kota Bandung mendapatkan bantuan dari APBN maupun APBD.

"Kalau bantuan APBN itu langsung dari pusat yang jumlahnya 108 ribu penerima di Kota Bandung untuk beras ukuran 10 kilogram. Lalu, insyaallah Pemkot Bandung juga menganggarkan dari APBD untuk 60 ribu warga terdampak senilai Rp 500 ribu per KK," katanya.

Yana juga mengaku Kementerian Sosial menyalurkan bantuan beras ukuran 5 kilogram kualitas premium untuk 6.000 warga terdampak, dan berharap bantuan-bantuan itu bisa meringankan beban warga di masa pandemi.

"Kami tak ingin ada perpanjangan PPKM darurat ini. Tapi, ini upaya dari pemerintah pusat dan pemkot Bandung untuk meringankan warga terdampak. Semoga pandemi segera berakhir," katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved