Breaking News:

Pelanggar Tipiring yang Sudah Divonis Tetap Boleh Membuat SKCK, Karena Bukan Termasuk Kategori Ini

Para pelanggar tindak pidana ringan (tipiring) yang divonis hukuman oleh pengadilan, tetap bisa membuat surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Asep Lutpi Suparman (23), didampingi ayah kandungnya, Agus Suparman (56), saat menunggu masuk Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Kamis (15/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Para pelanggar tindak pidana ringan (tipiring) yang divonis hukuman oleh pengadilan, tetap bisa membuat surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

Termasuk pelanggar tipiring yang memilih dikurung ketimbang membayar denda, tetap berhak mendapatkan SKCK dan tidak akan ada catatan sebagai mantan pelaku kriminal.

"Mereka masih berhak mendapat SKCK jika mengajukan. Karena tipiring tidak masuk kategori kejahatan umum," kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Doni Hermawan, di Mapolres, Jumat (16/7).

Baca juga: Pilih Dipenjara Ketimbang Bayar Denda Rp 5 Juta, Pemilik Kafe di Tasik Mulai Jalani Kurungan 3 Hari

Halnya demikian bagi Asep Lutpi Suparman (23), pemilik kafe Look Up, Jalan Riung Asih, Kecamatan Cihideung, yang saat ini tengah menjalani kurungan tiga hari.

Asep divonis denda Rp 5 juta subsider kurungan tiga hari karena dalam sidang tipiring terbukti melanggar aturan PPKM darurat. Yakni buka melebihi pukul 20.00.

Karena merasa tak punya uang, Asep memilih dikurung tiga hari dan mulai menjalaninya, Kamis (15/7), di Lapas Kelas II B Tasikmalaya.

Sidang tipiring pelanggar aturan PPKM darurat yang kedua di Kota Tasikmalaya, Kamis (8/7), digelar secara tatap muka dan menerapkan prokes.
Sidang tipiring pelanggar aturan PPKM darurat yang kedua di Kota Tasikmalaya, Kamis (8/7), digelar secara tatap muka dan menerapkan prokes. ((Tribun Jabar/Firman Suryaman)

Menurut Kapolres, sepanjang warga tak pernah tersangkut pidana umum maka mereka berhak mendapatkan SKCK jika membutuhkan.

"Seperti saudara Asep ini, selepas bebas dari lapas ia tetap bisa mengajukan pembuatan SKCK karena hanya tersangkut kasus tipiring," ujar Doni. 

Dipenjara Tiga Hari

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved