Breaking News:

PPKM Dadurat

Ridwan Kamil: Kondisi Rumah Sakit di Jawa Barat Tidak Baik-baik Saja

"Kondisi rumah sakit di Jawa Barat sedang tak baik-baik saja. Standar pengendalian menurut ilmu dalam konteks WHO adalah 60 persen," kata Ridwan Kamil

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Dokumentasi Biro Adpim Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat doa bersama lintas agama secara virtual di Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Angka keterisian rumah sakit perawatan pasien Covid-19 di Jabar terus mengalami penurunan, dari awalnya di atas 90 persen pada dua pekan lalu, menjadi 85,18 persen pada Rabu (14/7/2021).

Walaupun BOR turun signifikan, Gubernur Jabar, Ridwan Kami,l mengatakan pemerintah masih harus bekerja keras untuk menurunkan BOR lebih jauh.

Apalagi kondisi rumah sakit di Jawa Barat saat ini sedang tidak baik-baik saja. Angka keterisian rumah sakit sudah berada di atas batas yang diterapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah. 

"Kondisi rumah sakit di Jawa Barat hari ini sedang tidak baik-baik saja. Standar pengendalian menurut ilmu dalam konteks WHO adalah 60 persen. Pemerintah pusat menaikkan standar kedaruratan 70 persen. Kita sudah 90 persen. Karena itu, ini dalam kondisi yang harus dintervensi," kata Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Selasa (13/7).

Belum lagi, jumlah warga yang menjalani isolasi mandiri cukup banyak. Dari 95.559 kasus aktif di Jawa Barat pada Rabu (14/7), hanya 16.299 orang yang dirawat di rumah sakit. Sisanya atau lebih dari 80 persen isolasi mandiri.

Baca juga: Dr Tirta: dr Lois Ngelantur saat Ditanyai Soal Pendidikan, Kami Curiga Orang Ini Ngaku-ngaku Dokter

Di 333 rumah sakit di Jabar yang menangani pasien Covid-19, ada 19.135 tempat tidur perawatan pasien Covid-19. Kapasitas ini terus bertambah seiring dengan instruksi Ridwan Kamil kepada semua rumah sakit untuk meningkatkan kapasitas perawatan pasien Covid-19 sampai 60 persen kapasitas keseluruhan.

"Karena itu kita kirimkan doa kepada 70 ribuan pasien yang sedang merawat diri di rumah-rumah, kita haturkan doa menembus langit untuk menguatkan hati dan mental. Kepada perawat, tenaga kesehatan, dan pahlawan-pahlawan, yang hari ini jam ini menit sedang bergerak untuk menyelamatkan nyawa manusia," kata Ridwan Kamil.

Meskipun begitu, Pemda Provinsi Jawa Barat juga melakukan beberapa upaya untuk membantu pasien yang menjalani isolasi mandiri. Misalnya menyediakan layanan telekonsultasi dan obat gratis yang diberikan kepada masyarakat yang sedang isolasi mandiri.

Selain itu, pemerintah Provinsi Jawa Barat juga melakukan beberapa upaya untuk menjaga ketersediaan oksigen. Misalnya dengan bekerja sama bersama beberapa pihak untuk penyediaan tabung oksigen.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved