Breaking News:

PPKM Darurat di Purwakarta

Kisah Pemilik Warung Nasi di Purwakarta Kena PPKM Darurat, Berat Tapi Ikhlas Didenda Ratusan Ribu

Ini cerita seorang pemilik warung nasi yang didenda ratusan ribu karena melanggar PPKM Darurat.

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Purwakarta, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Para pengelola rumah makan dan toko di Kabupaten Purwakarta yang melanggar protokol kesehatan pada Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mengikuti sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) yang pada hari ini resmi diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Besaran denda yang diterima oleh mereka beragam sesuai keputusan hakim selaku pemimpin sidang Tipiring.

Sidang Tipiring ini digelar di Kantor Kecamatan Purwakarta Kota, Kabupaten Purwakarta, Kamis (8/7/2021).

Menurut salah seorang pelanggar yang merupakan pemilik warung nasi, Ahmad Tohuri (40), ia dikenakan denda sebesar Rp 250.000 karena melayani masyarakat yang hendak makan di tempat.

"Warung tetap buka, kalau tidak gimana saya bayar kontrakan, hanya saja tidak akan menerima makan di tempat sesuai dengan peraturan," kata Ahmad saat setelah selesai melakukan persidangan.

Ahmad juga mengaku menerima dan bersedia membayar denda sesuai putusan hakim dalam sidang Tipiring karena sudah melanggar aturan dengan tidak melaksanakan protokol kesehatan di penerapan PPKM Darurat ini.

"Tadi saya kena denda Rp 250.000 yang diputuskan sama hakim, biar pun berat tapi harus saya terima," ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengatakan, sidang tipiring merupakan langkah terakhir setelah lima hari terakhir dilakukan sosialisasi kepada masyarakat pada pemberlakukan PPKM Darurat namun tidak ada perubahan.

"Pada sosialisasi kami berikan sanksi lisan dan sosial. Setelah upaya beberapa kali dan tidak ada perubahan dan terpaksa pada hari keenam ini kita melaksanakan sidang tipiring," kata Anne.

Anne berharap ke depan tidak ada lagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

Ia pun meminta kepada semua elemen masyarakat di Kabupaten Purwakarta untuk membantu Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Sidang tipiring ini sesuai agenda akan dilakukan pada hari berikutnya selama PPKM Darurat," ucap Anne.

Baca juga: Dampak PPKM Sejumlah Sopir di Sukabumi Tak Beroperasi, Pilih Cari Kerjaan Lain Daripada Jadi Beban

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved