Waspada Virus Corona, Yuk Kenali Perbedaan Batuk Kering Biasa dan Gejala Covid-19

Penyakit Covid-19 sendiri disebabkan SARS-CoV-2, yang merupakan penyakit pernafasan. Umumnya menyebabkan batuk kering.

Pixabay
ilustrasi batuk 

Menurut sebuah penelitian di The Lancet Respiratory Medicine, survei daring telah menemukan bahwa 20-30 persen orang masih mengalami batuk kering 2-3 bulan setelah sakit Covid-19.

Sebuah studi awal dari Italia menemukan bahwa 16 persen orang yang sembuh dari Covid-19 dilaporkan masih mengalami batuk 2 bulan setelah keluar dari rumah sakit.

Baca juga: Setelah Tahu Positif Covid-19, Pria di Subang Langsung Bunuh Diri, Paginya Masih Keluyuran

Studi yang lebih baru juga menemukan bahwa batuk dapat berlanjut selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan setelah pemulihan dari Covid-19.

Beberapa gejala lain yang terkait dengan kondisi long Covid-19 adalah sebagai berikut.

  • kelelahan
  • nyeri saraf dan sendi
  • kabut otak, atau kebingungan dan masalah memori
  • masalah pencernaan
  • hilangnya rasa atau bau

Baca juga: RS Dustira Paling Banyak Punya Ruang Perawatan Pasien Covid-19, Simak Daftar RS Lainnya

Pencegahan

Untuk mengurangi risiko terpapar SARS-CoV-2 dan menularkannya ke orang lain, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan.

  •  Kenakan masker
  •  Cuci tangan dengan sabun dan air atau hand sanitizer
  •  Jaga jarak
  •  Melakukan vaksin jika sudah tersedia
  • Hindari keramaian dan kerumunan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Perbedaan Batuk Kering Biasa dan Gejala Covid-19"

Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved