Breaking News:

Waspada Virus Corona, Yuk Kenali Perbedaan Batuk Kering Biasa dan Gejala Covid-19

Penyakit Covid-19 sendiri disebabkan SARS-CoV-2, yang merupakan penyakit pernafasan. Umumnya menyebabkan batuk kering.

Editor: Seli Andina Miranti
Pixabay
ilustrasi batuk 

TRIBUNJABAR.ID - Pandemi Covid-19 yang belum juga menunjukkan akhir membuat masyarakat harus pintar-pintar menjaga kesehatan.

Salah satu cara yang dapat dilakukan masyarakat adalah mengetahui gejala penyakit Covid-19.

Penyakit Covid-19 sendiri disebabkan SARS-CoV-2, yang merupakan penyakit pernafasan. Umumnya menyebabkan batuk kering.

Seseorang yang menderita batuk kering mungkin mengalami tenggorokan kering, gatal, sakit, atau kasar.

Tak hanya itu, penderita pun bisa saja merasakan sensasi gelitik di tenggorokan atau bagian tenggorokan yang terasa kering, bahkan saat menelan.

Dilansir Kompas.com dari Medical News Today, batuk kering adalah gejala awal yang umum dari Covid-19.

Menurut studi berjudul “Confronting Covid-19-associated cough and the post-COVID syndrome: role of viral neurotropism, neuroinflammation, and neuroimmune responses”, 60–70 persen orang mengalami batuk kering sebagai gejala awal Covid-19.

Baca juga: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Meningkat di Tengah Angka Positif yang Juga Naik

Namun, beberapa kondisi lain dapat menyebabkan batuk kering, seperti kondisi berikut:

  • asma
  • fibrosis paru idiopatik
  • penyakit refluks gastroesofagus
  • infeksi saluran pernapasan atas
  • kanker paru-paru

Batuk kering yang disertai gejala lain dapat mengindikasikan Covid-19 sebagai penyebabnya, berikut ini beberapa gejalanya.

  • sakit kepala
  • nyeri otot atau sendi
  • sakit tenggorokan
  • hidung meler atau tersumbat
  • diare
  • mual atau muntah
  • sesak napas atau kesulitan bernapas
  • hilangnya rasa dan bau
  • kehilangan nafsu makan
  • kelelahan yang tidak dapat dijelaskan atau tidak biasa
  • suhu tinggi

Baca juga: Setelah Tahu Positif Covid-19, Pria di Subang Langsung Bunuh Diri, Paginya Masih Keluyuran

Sebuah studi tahun 2020 dari Wuhan, China berjudul “Clinical course and risk factors for mortality of adult inpatients with COVID-19 in Wuhan, China: a retrospective cohort study”, menemukan bahwa mayoritas penderita Covid-19 tampaknya mengalami batuk kering 1 hari setelah terinfeksi dan batuk berlangsung selama kurang lebih 19 hari.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved