Waduh! Data Jumlah Pasien Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Sumedang Berbeda Antara RSUD dan Satgas
Angka kematian akibat Covid-19 di Sumedang, Jawa Barat, lebih tinggi ketimbang laporan resmi dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 Sumedang.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Angka kematian akibat Covid-19 di Sumedang, Jawa Barat, lebih tinggi ketimbang laporan resmi dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 Sumedang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunJabar.id dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang, tercatat sebanyak 205 pasien Covid-19 meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit pelat merah itu.
Kasus kematian akibat Covid-19 itu terjadi pada periode Januari hingga Juli 2021.
"Ya, benar, periode Januari hingga hari ini (Juli) tercatat ada 205 pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19. Termasuk pada bulan Juni tercatat ada 130 pasien yang meninggal, dan pada Juli ini sudah sekitar 25 pasien yang meninggal," ujar Direktur RSUD Sumedang, Aceng Solahudin, saat dihubungi TribunJabar.id melalui pesan
singkat, Senin (5/7/2021).
Aceng mengatakan, hingga saat ini di RSUD Sumedang terdapat ada dua tim pemulasaraan jenazah pasien Covid-19.
Kendati demikian, kata dia, diupayakan ada tim pemakaman jenazah di tingkat desa.
"RSUD harusnya hanya pemulasaraan dan transportasi, sedangkan pemakamannya diharapkan dilaksanakan oleh tim di desa atau kecamatan," ujarnya.
Sementara itu, data yang diterima TribunJabar.id dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 Sumedang, Minggu (4/7/2021) sore, tercatat ada 162 pasien Covid-19 yang meninggal dunia sejak 22 Maret 2020. (*)