Sam Bimbo Dapat Gelar Doktor ITB, Proses Kreatif Kolaborasi Musik dan Lukis Dinilai Unik dan Langka

Karya nyata Sam Bimbo yang mengandung nilai inovatif terbukti bermakna dan bermanfaat bagi masyarakat, bagi perkembangan nilai keagamaan, dan sain.

Penulis: Shania Septiana | Editor: Kisdiantoro
Webiner ITB
Raden Muhamad Samsudin Dajat Hardjakusumah mendapat gelar doktor di bidang Seni dan Religiusitas dari ITB. 

Dalam kurun waktu 2015-2020, ITB juga menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa kepada 3 (tiga) tokoh yang telah dikenal luas atas kontribusi dan jasanya terhadap pembangunan bangsa, yaitu: Prof. Bambang P. S. Brodjonegoro, S.E., M.U.P., Ph.D. di bidang Pengembangan Wilayah dan Kota; Nyoman Nuarta di bidang Kesenirupaan; dan Raden Muhamad Samsudin Dajat Hardjakusumah di bidang Seni dan Religiusitas.

"Kontribusi para tokoh tersebut di atas bukan hanya bernilai tinggi di masa lalu, melainkan juga relevan dan penting dalam menyongsong masa depan. Sebagaimana nanti akan diuraikan melalui orasi ilmiah oleh masing-masing tokoh tersebut, konektivitas merupakan hal yang makin penting untuk dikembangkan dan diperkuat di masa depan. Seni menyediakan sarana bagi kita untuk mewujudkan cinta keindahan, cinta Tanah-Air, cinta keluarga, cinta kemanusiaan dan cinta ilahi secara saling terhubungkan satu dengan yang lain," ujar Rektor ITB, Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph.D.

Konektivitas antara seni, kebudayaan, teknologi, sains, ekologi dan ekonomi merupakan hal yang semakin penting di masa depan. Dan untuk menciptakan kehidupan kota yang lebih liveable, diperlukan pendekatan spasial untuk menjalin konektivitas antara berbagai aspek/sektor kehidupan.

"PTTI mengemban amanah untuk terus-menerus melakukan pengembangan dalam pendidikan,
penelitian, dan pengabdian masyarakat (Tridharma Perguruan Tinggi) di bidang-bidang
yang berkaitan dengan agrikultur, industri, informasi, dan digitalisasi," tambahnya.

Penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan bidang Seni dan Religiusitas kepada Sam Bimbo

"Refleksi Religiusitas Sam Bimbo dalam Seni Rupa, Musik, dan Kemanusiaan."

Karya nyata Sam Bimbo yang mengandung nilai inovatif terbukti bermakna dan bermanfaat bagi masyarakat, bagi perkembangan nilai keagamaan, kebudayaan bangsa dan kemanusiaan; bagi
ilmu pengetahuan (sains), teknologi dan seni.

Kandidat Raden Muhamad Samsudin Dajat Hardjakusumah yang lahir di Kuningan, Jawa Barat, 6 Mei 1942.

Merupakan seorang seniman yang langka karena mempunyai kemampuan proses kreatif penciptaan karya seni yang menonjol dalam bidang seni lukis dan seni musik (seni suara).

Yang unik dari temuan karya seni kandidat adalah proses kreatif kolaborasi personal dalam interaksi seni lukis dan musiknya.

Kolaborasi dua bidang keilmuan seni dari seorang seniman lukis dan musik tersebut merupakan proses kreatif yang langka, menarik dan unik.

Salah satu Prestasi dan Prestise dalam Seni Lukis Sam Bimbo pernah mengadakan pameran tunggal di Indonesia pada tahun 1970, 1992, dan 2007, serta di Bangkok pada tahun 1971. Pameran bersama pernah dilakukan di Bandung, Yogyakarta, Bali, dan Jakarta pada tahun 1995-2005.

Berbagai Penghargaan, Konsistensi kandidat bersama dengan grup musik Bimbo yang didirikannya berkarya selama lebih dari 50 tahun telah menghasilkan sekitar 800 lagu dalam lebih dari 200 album.

Kelompok musik yang para personilnya merupakan kakak beradik (Atjil dan Djaka) ini juga berhasil menyabet 12 piringan emas.

Dalam acara penganugerahan gelar tersebut, Sam Bimbo memberikan orasi ilmiah berjudul Cinta Tanah Air 5.0.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved