Breaking News:

Aturan Ketat saat Idul Adha di Wilayah PPKM Darurat dari Takbiran hingga Penyembelihan Hewan Kurban

Pemberlakuan PPKM Darurat pada 3 Juli hingga 20 Juli 2021 berbarengan dengan momen Idul Adha yang jatuh pada 20 Juli 2021.

Editor: Mega Nugraha
Pixabay/Memed_Nurrohmad
Kapan Idul Adha 1442 H, Muhammadiyah telah mengumumkan tanggalnya 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pemberlakuan PPKM Darurat pada 3 Juli hingga 20 Juli 2021 berbarengan dengan momen Idul Adha yang jatuh pada 20 Juli 2021.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, Idul Adha terdiri dari tiga bagian kegiatan. Yakni takbiran, salat Idul Adha dan menyembelih hewan kurban.

Karena berlaku PPKM Darurat untuk menanggulangi Covid-19 yang menggila di Pulau Jawa dan Bali, Kementerian Agama meminta warga untuk tidak mengadakan takbiran atau arak-arakan keliling.

Baca juga: Tips Dokter Untuk Orangtua Punya Anak Usia di Bawah 2 Tahun, Terhindar dari Kasus Covid-19 pada Anak

"Takbiran kita larang di zona PPKM Darurat, dilarang ada takbiran arak-arakan keliling baik jalan kaki maupun kendaraan di dalam masjid juga ditiadakan. Takbiran di rumah masing-masing saja," kata Yaqut Cholil dikutip dari tayangan Breaking News Kompas TV, Jumat (2/7/2021).

Adapun untuk salat Idul Adha di daerah berlaku PPKM Darurat juga ditiadakan sementara.

"Salat Idul Adha di zona PPKM Darurat ditiadakan, peribadatan di tempat-tempat ibadah untuk sementara ditiadakan selama masa PPKM Darurat," tambahnya.

Adapun untuk penyembelihan hewan kurban, Menteri Agama mengatakan itu harus dilakukan di tempat terbuka dan dibatasi sehingga tidak banyak orang apalagi kerumunan.Hal itu mengacu pada fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Nanti kita akan atur penyembelihan hewan kurban itu di tempat yang terbuka, dibatasi, dan yang boleh menyaksikan hanya yang melakukan qurban saja. Yang berqurban yang boleh menyaksikan penyembelihan hewan qurban," kata Yaqut.

Baca juga: Simak Daftar 6 Bantuan Pemerintah Untuk Warga Terdampak Selama PPKM Darurat

Selanjutnya, untuk pembagian hewan qurban harus diserahkan langsung kepada yang berhak ke rumah masing-masing.

"Daging qurban yang biasanya pembagiannya membuat kerumunan dengan membagi kupon, kita sudah atur bahwa pembagian qurban itu harus diserahkan langsung kepada yang berhak ke rumah masing-masing," tuturnya.

Lebih lanjut, Yaqut menyatakan hasil rapat bersama Menko PMK pada hari ini terkait pelaksanaan Idul Adha, nantinya akan dibuat menjadi surat edaran Menteri Agama.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menag Umumkan Aturan Pelaksanaan Idul Adha di Wilayah Cakupan PPKM Darurat, Ini Lengkapnya,

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved