Tim KBK Kabupaten Bandung Dorong FKTP Capai KBK
BPJS Kesehatan Cabang Soreang telah mulai menerapkan sistem pembayaran Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan (KBK)
TRIBUNJABAR.ID Soreang, Jamkesnews — Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan kesehatan serta memaksimalkan fungsi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebagai gate keeper, BPJS Kesehatan Cabang Soreang melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) Kabupaten Bandung, Senin (28/06). Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan komitmen dari fasilitas kesehatan terhadap upaya peningkatan pelayanan kepada peserta JKN-KIS.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Soreang Heni Riswanti mengatakan penilaian terhadap FKTP melalui sistem KBK dilihat berdasarkan pencapaian indikator yang meliputi beberapa aspek yaitu angka kontak, rasio rujukan rawat jalan non spesialistik, kompetensi yang ada di FKTP tersebut, dan indikator terakhir yaitu rasio peserta prolanis terkendali. Ia menambahkan bahwa tujuan penerapan KBK ini adalah sebagai indikator kinerja yang berdampak pada hasil dan ditetapkan pola reward dan konsekuensi atas pemenuhan komitmen pelayanan atau kinerja FKTP.
"Apabila kinerja FKTP optimal, maka tarif kapitasi dapat dicapai maksimal. Dengan demikian dibutuhkan komitmen pelayanan oleh FKTP yang berdampak kepada tarif kapitasi yang disesuaikan dengan hasil komitmen tersebut," jelas Heni.
Heni menambahkan sejak beberapa tahun yang lalu, BPJS Kesehatan Cabang Soreang telah mulai menerapkan sistem pembayaran Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan (KBK). Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan peserta di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Agar implementasi sistem tersebut dapat berjalan optimal, maka secara rutin dilakukan monitoring dan evaluasi dengan mengundang pemangku kepentingan terkait.
“Kami ingin peserta JKN-KIS merasa puas ketika mendapat pelayanan di fasilitas kesehatan. Oleh karenanya kita secara rutin terus berkoordinasi dan melakukan evaluasi bersama seluruh FKTP untuk perbaikan kedepannya," sambung Heni.
Selain itu, Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) Kabupaten Bandung Yani Sumpena menyampaikan bahwa perlunya kegiatan ini dilaksanakan agar tim dapat mengetahui segala sesuatu yang terjadi di lapangan.
"Saya rasa ini sangat baik, kita mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh fasilitas kesehatan untuk pencapaian KBK. Sharing yang dibagikan oleh FKTP sangat membantu Tim Monev KBK ini untuk dapat mengambil keputusan untuk pencapaian KBK," kata Yani.
Yani menambahkan kedepannya Tim KBK Kabupaten Bandung bersama BPJS Kesehatan akan terus memonitor dan mengingatikan bersama kepada FKTP agar tercapainya KBK dan berharap FKTP memaksimalkan peran dan fungsinya untuk melakukan proses pada Pcare
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kbk01.jpg)