Breaking News:

Menjelang Idul Adha Disnakan Sumedang Klaim Tak Terdeteksi Antraks di Wilayahnya Namun Tetap Waspada

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sumedang, Nandang Suparman memastikan tidak ada sapi yang terdeteksi virus antraks di wilayahnya

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Stok hewan kurban di Sumedang diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan pada Iduladha yang jatuh pada 20 Juli 2021. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dua pekan menjelang perayaan Idul Adha 2021, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat Nandang Suparman memastikan tidak ada sapi yang terdeteksi virus antraks di wilayahnya.

"Hingga saat ini, di Sumedang tidak ada sapi yang terdeteksi antraks," kata Nandang Suparman saat dihubungi TribunJabar.id melalui sambungan telepon, Rabu (30/6/2021).

Meski begitu, kata dia, pihaknya tetap mewaspadai sebaran penyakit antraks di wilayah setempat menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha.

Baca juga: Harga Hewan Kurban Sapi Lokal di Cianjur untuk Idul Adha Rp 23-27 Juta, Masih Bisa Nego

Menurutnya, hewan kurban yang berasal dari luar Sumedang harus dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan hewan yang dikeluarkan oleh dokter hewan berwenang daerah asal. Selain itu, ujar Nandang, pihaknya mewaspadai hewan ternak yang berasal dari daerah kasus antraks.

"Pemeriksaan sapi ke kandang-kandang peternak, pasar hewan, dan ke tempat pemotongan hewan terus dilakukan guna mengantisipasi masuknya virus antraks ke Sumedang," ucap dia.

Baca juga: Bolehkah Laksanakan Salat Idul Adha di Masjid? Ini Isi Surat Edaran dari Menteri Agama

Nandang menyebutkan, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, pihaknya mengimbau masyarakat setempat pada saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban sebaiknya dilakukan pada suatu tempat khusus penjualan dan pemotongan hewan kurban atau tempat pemotongan hewan.

"Warga diimbau untuk melakukan penyembelihan hewan kurban di tempat khusus, serta tidak banyak orang berkerumun. Hanya orang-orang yang terlibat saja," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved