Minggu, 17 Mei 2026

Antrean Permintaan Plasma Konvalesen di PMI Kota Bandung Capai 458 Orang, Tapi Stok Tak Ada

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung mengajak semua warga yang merupakan penyintas Covid-19 untuk mendonorkan plasma konvalesen.

Tayang:
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Giri
Istimewa
ILUSTRASI - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung mengajak semua warga yang merupakan penyintas Covid-19 untuk mendonorkan plasma konvalesen. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung mengajak semua warga yang merupakan penyintas Covid-19 untuk mendonorkan plasma konvalesen.

Sebab saat ini antrean permintaan plasma konvalesen mencapai 458 pasien.

Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Bandung, Uke Muktimanah, membenarkannya bahwa sampai Selasa (29/6/2021) sudah ada antrean 458 pasien.

Untuk satu orang pasien, katanya, bisa memerlukan sekitar dua labu plasma konvalesen.

"Dari 458 pasien, 261orang di antaranya baru dapatkan satu labu. Sedangkan 197 sisanya belum mendapatkan plasma," katanya.

Uke juga menyebut, pasien yang memerlukan plasma konvalesen golongan darah A sebanyak 156 orang, golongan darah B ada 138 orang, golongan darah O ada 132 orang, dan golongan darah AB ada 32 pasien.

Permintaan plasma, kata Uke, sangatlah tinggi dari hari ke hari sampai 30 orang.

"Kami tak ada stok plasma konvalesen. Jadi, wajar jika kasus Covid alami peningkatan, sehingga antrean permintaan plasma kian bertambah. Jika hari ini dapat donor, lalu diproses kemudian dapat sejumlah labu dan langsung dibagikan. Hari ini beruntung ada jadwal donor 20 orang," katanya.

Lalu, bagaimana jika ada yang ingin dapatkan plasma konvalesen?

Uke menjelaskan, masyarakat yang ingin plasma konvalesen haruslah membawa donor pengganti, minimal satu orang untuk mengganti dua labu plasma konvalesen.

"Silakan hubungi atau datang langsung ke PMI Kota Bandung. Kalau perlu dua labu memang bisa satu orang (donor pengganti). Tapi, kalau di keluarga ada banyak yang bisa, kami anjurkan semuanya donor," ujarnya.

Dia menegaskan jika pun donor pengganti berbeda golongan darah, pihaknya tetap menerima. Sebab akan disalurkan kepada yang sesuai.

"Kriteria pendonor itu haruslah penyintas yang berusia 17 tahun sampai 60 tahun. Khusus pendonor wanita, kami sarankan yang belum pernah hamil. Sisi medisnya, yang tidak miliki penyakit penyerta," ujarnya.

Donor plasma konvalesen juga diperbolehkan apabila orang tersebut dinyatakan negatif Covid selama empat hari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved