Virus Corona di Jabar
Sudah 2 Minggu Ini Setiap Hari Ada Pasien Covid-19 Meninggal di RSUD Ciamis, Rata-rata Manula
Kebanyakan pasien Covid-19 yang meninggal di ruang “Wuhan” ketika masuk ruang isolasinya sudah dalam kondisi gejala berat dan rata-rata usia manula.
Penulis: Andri M Dani | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Dalam dua minggu terakhir hampir setiap hari ada saja pasien Covid-19 yang meninggal di ruang Wuhan sebutan untuk ruang isolasi khusus pasien Covid-19 di RSUD Ciamis.
“Hampir setiap hari ada saja pasien Covid-19 yang meninggal di ruang isolasi khusus (ruang Wuhan). Hari ini seorang, kemarin (Sabtu, 26/6) ada dua pasien yang meninggal,” ujar Direktur RSUD Ciamis, dr H Rizali Sofiyan M.Kes kepada Tribun Minggu (27/6).
Kebanyakan pasien Covid-19 yang meninggal di ruang “Wuhan” ketika masuk ruang isolasinya sudah dalam kondisi gejala berat dan rata-rata usia manula.
Dalam seminggu terakhir kapasitas 55 bed di ruang “Wuhan” selalu terisi penuh. Seingga pasien yang baru datang baik rujukan dari puskesmas maupun yang datang langsung ke RSUD Ciamis terpaksa transit dulu di Ruang IGD.
Pasien baru datang mau tidak mau menunggu dulu, sampai ada bed yang kosong di ruang isolasi khusus perawatan pasien Covid-19 di lantai 2 dan lantai 3 Paviliyun Hasan Sobari RSUD Ciamis tersebut.
“Kemarin (Sabtu, 26/6) pasien waiting list paling banyak, sampai 10 orang. Tansit dulu di IGD. Lima orang orang transit di ruang iso IGD dan lima lainnya di salah satu kamar di ruang IGD,” jelasnya.
Ke-10 pasien Covid-19 yang transit di ruang IGD pada hari Sabtu (26/6) tersebut bisa masuk ruang “Wuhan” setelah 10 bed secara bertahap kosong.
Setelah ada pasien Covid-19 yang kondisinya membaik dan direkomendasikan bisa pulang dan dilanjutkan dengan menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, Serta dua bed kosong menyusul adaya pasien yang meninggal.
“Begitu setiap hari, dalam seminggu ini bed di ruang isolasi khusu Covid-19 selalu terisi penuh. Baru ada yang setelah ada pasien yang kondisinya membaik dan diperbolehkan pulang untuk isoman, atau ada pasien yang meninggal,” ujar dr Rizali.
Sementara pada hari Minggu (27/6) sampai petang hari ada empat orang pasien Covid-19 yang menunggu antrian masuk ruang isolasi khusus Covid-19 RSUD Ciamis. Dan masih transit di ruang IGD.
“Hari ini sampai sore, ada 4 pasien (Covid-19) yang transit di ruang IGD,” katanya.
Dengan meningkatnya kasus Covid-19 ditengah ancaman masuknya virus Covid-19 varian baru, varian delta, ketersediaan bed khusus ruang isolasi di sejumlah rumah sakit di Ciamis terisi penuh.
Menurut Kabid Yankes Dinkes Ciamis, Ivan, kondisi bed occupancy rate (BOR) ruang isolasi di RSUD Ciamis Minggu (27/6) dari 55 bed yang tersedia semuanya terisi (penuh 100%). Di RS Al Arif dari 3 bed yang tersedia semuanya terisi (100%), di RS Permata Bunda dari 7 bed yang tersedia juga terisi penuh (100%).
Sedangkan di RS Dadi Keluarga dari 22 bed ruang isolasi khusus Covid-19 terisi 19 bed (BORnya 86,36%).
Sementara 5 bed di RSKB RSOP Ciamis belum bias difungsikan karena belum ada MoU dngan BPJS. Berikut 20 bed ruang isolasi khusus di RSUD Kawali yang baru beroperasi sejak Rabu (23/6) juga belum terisi.
Sedangkan pusat isolasi Wisma Haji Islamic Centre, Minggu (27/6) ada seorang pasien Covid-19 yang menjalani isolasi (andri m dani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/suasana-rsud-ciamis-setelah-ada-nakes-positif-covid-19.jpg)