Breaking News:

Jangan Panik saat Saudara atau Keluarga Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bisa Lakukan Hal Ini

Yorisa meminta warga yang bergejala ringan atau tak bergejala untuk isolasi mandiri di rumah dan menghubungi fasilitas kesehatan terdekat

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Lutfi AM
Rumah Sakit Otista yang ada di Jalan Gadingtutuka, Soreang, Kabupaten Bandung, akan digunakan untuk pemusatan perawatan pasien Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kasus Covid-19 di Kota Bandung semakin meningkat dengan terdata jumlah bed occupancy rate (BOR) yang mencapai 94 persen dan Kota Bandung masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.

Namun, meskipun kondisi pandemi ini semakin mengkhawatirkan, kita tetap jangan panik dan takut.

Kepala Bidang Pelayanan pada Dinas Kesehatan Kota Bandung, Yorisa Sativa memberikan beberapa poin penanganan ketika ada saudara atau keluarga yang terkonfirmasi namun fasilitas kesehatan seperti rumah sakit penuh.

"Jangan panik utamanya. Yang menentukan apakah orang itu terkonfirmasi atau tidak itu tenaga kesehatan. Jika langsung datang ke rumah sakit dikhawatirkan justru menjadi penumpukan. Jadi, harus seleksi betul-betul apakah orang itu tak bergejala, gejala ringan, atau gejala berat," ujarnya, Sabtu (26/6/2021).

Yorisa meminta warga yang bergejala ringan atau tak bergejala untuk isolasi mandiri di rumah dan menghubungi fasilitas kesehatan terdekat agar tenaga kesehatan memberitahu keadaan sebenarnya.

"Bisa juga hubungi call center 119 di sana ada tenaga kesehatan juga dokternya yang bisa mengedukasi warga," ujarnya.

Baca juga: Kasus Kematian Akibat Covid-19 Melonjak, Petugas Pemulasaraan Jenazah di RSUD Sumedang Kewalahan

Baca juga: Bed Kurang, Pasien Mengarah Covid-19 di RSUD Palabuhanratu Harus Antre, Waiting List IGD sampai 10

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved