Rabu, 15 April 2026

Ridwan Kamil: Berita Baik, Kini Jabar tanpa Zona Merah, Provinsi Lain Masih Banyak

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan pekan ini tidak ada kabupaten/kota berkategori zona merah di Jawa Barat.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Hermawan Aksan
TRIBUNJABAR.ID/DWIKI MAULANA VELLAYATI
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau RSUD Bayu Asih Purwakarta, didampingi Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, Kamis (24/6/2021). Gubernur mengungkapkan pekan ini tidak ada kabupaten/kota berkategori zona merah di Jawa Barat. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan pekan ini tidak ada kabupaten/kota berkategori zona merah atau daerah berisiko tinggi penyebaran Covid-19 di Jawa Barat.

Namun, masyarakat harus tetap waspada dan makin ketat disiplin protokol kesehatan 5M karena bebas zona merah bukan bearti bebas melakukan apa pun.

Sebelumnya, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung berstatus zona merah atau risiko tinggi.

Baca juga: Gubernur Jabar Ridwan Kamil Minta Kapolres Menindak Industri yang Tidak Laporkan Kasus Covid-19

Kini status kedua daerah tersebut zona oranye atau risiko sedang.

Sebanyak 24 kabupaten dan kota lainnya pun zona oranye, hanya Kabupaten Sukabumi yang zona kuning atau risiko rendah.

"Ada berita baik minggu ini tidak ada zona merah di Jabar. Provinsi lain masih banyak, kita minggu ini diumumkan tidak ada zona merah. Daerah terakhir (zona merah) adalah Kabupaten Bandung dan Bandung Barat," kata pria yang kerap disapa Kang Emil ini di Purwakarta, Kamis (24/6/2021).

Menurut Kang Emil, perbaikan keadaan ini merupakan hasil semua stakeholder terutama tenaga kesehatan yang berjuang di garda terdepan.

Namun, kata Kang Emil, pandemi masih belum berakhir.

"Nah, inilah mungkin sebuah upaya yang membuahkan hasil. Tapi situasi masih belum normal," kata Kang Emil.

Apalagi, katanya, cukup banyak tenaga kesehatan yang terpapar virus.

Meskipun begitu, Pemda Provinsi Jabar akan menambah 400 relawan untuk membantu penanganan Covid-19.

"Saya belum punya datanya. Tapi rata-rata cukup banyak (tenaga kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19. Di RSUD ini saja ada 84 terkonfirmasi, di Karawang tadi dilaporkan 200-an terkonfirmasi. Mudah-mudahan nanti kita tambahi karena ada relawan 400 yang sudah kita siapkan," katanya

Selain pemenuhan tenaga kesehatan, Kang Emil juga akan meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk mengirimkan obat-obatan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta mengingat RSUD Purwakarta sedang kekurangan obat-obatan.

Selain itu, Pemda Provinsi Jabar juga mulai menghitung kebutuhan tabung oksigen di kabupaten/kota. Karena meskipun kebutuhan tabung oksigen masih cukup namun perlu ada antisipasi menyusul naiknya angka kasus Covid-19.

"Semua akan kita assessment per hari ini masih terkendali, tapi dengan kasus naik tentu ketersediaan oksigen sudah kita hitung termasuk tadi kekurangan obat di Purwakarta."

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved