Kamis, 16 April 2026

Bisnis

KPBS Bangun Rumah Sakit,  Warga Pangalengan Tak Jauh Lagi  untuk Dirawat

Warga Pengalengan tak harus jauh lagi untuk berobat. Kini, kecamatan di Kabupaten Bandung ini memiliki rumah sakit.  Namanya Rumah Sakit KPBS.

Penulis: Shania Septiana | Editor: Januar Pribadi Hamel
TRIBUN JABAR/JANUAR P HAMEL
Rumah Sakit Umum KPBS di Jalan Pangalengan, Kabupaten Bandung. 

BANDUNG, TRIBUN -  Warga Pengalengan tak harus jauh lagi untuk berobat. Kini, kecamatan di Kabupaten Bandung ini memiliki rumah sakit.  Namanya Rumah Sakit KPBS. Berdiri pada 16 Oktober 2021.  Rumah sakit ini berada di samping kantor KPBS di Jalan Pangalengan nomor 340, Kabupaten Bandung.

Rumah sakit ini dibangun oleh Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS). Dan merupakan rumah sakit pertama yang dibangun oleh koperasi di Jawa Barat.

"Rumah sakit ini untuk melayani anggota KPBS dan tiga anggota keluarganya. Dia mau dirawat, mau dioperasi, sesar, free. Asal anggota aktif dan mereka punya sapi dan setor susu," kata H Aun Gunawan, Ketua Umum KPBS, di Kantor KPBS, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Senin (14/6).

Menurut Aun, di Pangalengan itu tidak ada rumah sakit. Kalau warga Pangalengan berobat, katanya, harus  ke RSUD Al Ihsan di Baleendah atau ke rumah sakit di Soreang.

Jarak Pangalengan ke Baleendah 38,6 Km. Adapun ke Soreang jaraknya 33,4 Km.

"Dari segi pelayanan, rumah sakit itu memang dibutuhkan oleh warga Pangalengan. Dan dari segi bisnis juga bagus. Tapi, kami memang tidak bicara bisnis, yang penting pelayanan saja dulu," katanya.

Rumah Sakit KPBS bertipe D, tipe yang paling rendah untuk kategori rumah sakit. Dan menurut Aun perlengkapannya pun masih jauh dari rumah sakit yang establish.

Baca juga: Tadi Malam Pasar Sementara Leles Habis Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya

"Kami sudah punya dokter spesialis yang praktek di sini. Karena syarat utama untuk mendirikan rumah sakit harus ada empat dokter spesialis, yaitu dokter penyakit dalam, anak, kandungan, dan dokter bedah," katanya.

Menurut Aun sekarang sudah ada penambahan empat dokter spesialis lainnya. Dua di antaranya  dokter spesialis mata dan fisioterapi.  "Untuk dokter jantung dan paru-paru belum tersedia," katanya.

Menurut Aun, Juli, BPJS mulai diberlakukan di Rumah Sakit KPBS. "Rumah sakit itu harus beroperasi enam bulan dulu sebelum diakreditasi BPJS," katanya.

Aun berharap Rumah Sakit KPBS bertambah besar. Kalau perlu, katanya, gedung kantor KPBS  digunakan untuk rumah sakit. "Biar kami bikin kantor lagi," katanya.

Rumah sakit ini melayani semua warga Pangalengan. Pelayanannya pun tidak ada perbedaan antara anggota KPBS dan warga yang bukan anggota.  "Cuma anggota gratis, umum bayar,  bisa pakai BPJS kalau programnya nanti sudah jalan," katanya.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Sumedang Terus Naik, Hari Ini 57 Orang Terinfeksi, Satu Orang Meninggal

Akses

Dokter Grace, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, mengatakan warga Pengalengan memerlukan tempat untuk perawatan bagi masyarakat, untuk kemudahan akses, ketersampaian untuk rujukan bila masyarakat memerlukan.

"Jadi kami dari pemerintahan menyambut baik, dengan adanya ada RSU KPBS itu," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (18/6).

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved