Penutupan Jalan Hanya di Dalam Kota Bandung, Ini Alasan Pintu Tol Tidak Ikut Ditutup
Pintu tol yang menjadi akses masuk dan ke luar Bandung Raya tidak ditutup selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Giri
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nazmi Abdurahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pintu tol yang menjadi akses masuk dan ke luar Bandung Raya tidak ditutup selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya, mengatakan, penutupan jalan hanya dilakukan di dalam Kota Bandung serta batas kota di ring 3 nontol, selama dua pekan ke depan.
"Kita tidak lakukan penyekatan di luar. Kalau Kota Bandung dilakukan di dalam. Percuma kalau dari luar ditutup tapi di Bandung ramai. Makanya kami lakukan pengetatan di dalam sendiri," ujar Ulung saat ditemui di Jalan Asia Afrika, Kabupaten Bandung, Sabtu (19/6/2021).
Penutupan jalan dilakukan, kata Ulung, untuk menekan penularan Covid-19 yang kini meningkat. Ia pun meminta kepada masyarakay agar taat dan menerapkan protokol kesehatan.
Baca juga: Dituding Jadi Donatur Pembelian Senjata Api KKB, Sonny Arson Akan Dibela 100 Lebih Pengacara
"Tapi kalau masyarakat Bandung ini dengan aktivitas atau mobilitas yang tinggi, ya sementara kita tutup, itu guna menekan mobilitas," ucapnya.
Berikut ini ruas jalan yang ditutup pada pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB:
Ring 1:
1. Jl. Otista (Pasar Baru)
2. Jl. Asia Afrika - Jl. Tamblong
3. Jl. Naripan - Jl. Tamblong
4. Jl. Braga
5.. Jl. Banceuy - Jl. Asia Afrika
6. Jl. Lembong - Jl. Tamblong
7.. Jl. Merdeka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/suasana-jalan-asia-afrika-kota-bandung-sabtu-1962021.jpg)