Breaking News:

Kasus Covid-19 di Sumedang Terus Meroket, Pemkab Sumedang Tetapkan Siaga Satu

Keputusan siaga satu tersebut, lanjut Dony, lantaran letak geografis Sumedang berbatasan langsung dengan kabupaten/kota kategori zona merah.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
tribunjabar/hilman kamaludin
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir 

Laporan Konteibutor TribunJabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pascaterjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dalam satu minggu terakhir, Pemerintah setempat menetapkan Siaga satu Covid-19.

Kebijakan tersebut diputuskan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dalam rapat koordinasi penanganan Covid-19 bersama Forkopimda Sumedang yang dihelat secara virtual, Jumat (18/6/2021).

Keputusan siaga satu tersebut, lanjut Dony, lantaran letak geografis Sumedang berbatasan langsung dengan kabupaten/kota kategori zona merah.

"Sumedang menerapkan PPKM Mikro secara efektif dari mulai tingkat RT dan RW. Sumedang itu zona oranye dengan risiko sedang, tetapi kita (Sumedang) dikelilingi oleh zona merah, yakni Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat," tutur Dony

Saat ini, kata Dony, penggunaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang sudah melampui dari ketersediaan yang ada.

"Saat ini, sudah 107, 45 persen dan tenaga medis sudah kewalahan. Kita tidak ingin ada yang sakit tidak dirawat, tidak tertangani, dan tidak bisa masuk kamar perawatan," katanya.

Baca juga: Anggap Remeh Pandemi Virus Corona Sehingga Abai Prokes, 41 Warga Mekarjaya KBB Positif Covid-19

"Untuk menutupi ketersediaan tempat tidur di Rumah Sakit, saat ini sudah terpenuhi 74 tempat tidur," Dony menambahkan.

Kendati demikian, ujar Dony, pihaknya meminta kepada masyarakat agar tidak berkerumun dan membatasi mobilitas dengan tidak keluar dari desanya.

"Kalau tidak penting, warga diimbau untuk tidak banyak keluar rumah, sebab dengan mobilitas tinggi dikhawatirkan akan ada penularan," kata Dony.

Baca juga: Nenek Sarwi di Subang Meninggal Usai Divaksin, Sempat Teriak, Sakit Kepala dan Keringat Dingin

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved