Breaking News:

Jahatnya Pinjaman Online 'Rp Cepat', Tawarkan Bunga Rendah Tapi Tagihan Mencekik, Cair Tak Sesuai

Polisi mengungkap modus perusahaan pinjaman online Rp Cepat. Perusahaan itu menawarkan pinjaman bunga rendah kepada calon nasabahnya.

Editor: Giri
Istimewa
ILUSTRASI - Jahatnya Pinjaman Online 'Rp Cepat', Tawarkan Bunga Rendah Tapi Tagihan Mencekik, Cair Tak Sesuai 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Polisi mengungkap modus perusahaan pinjaman online Rp Cepat. Perusahaan itu menawarkan pinjaman bunga rendah kepada calon nasabahnya.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan, mengatakan, kenyataannya, bunga yang dibebankan kepada nasabah sangat besar dan tidak wajar.

Selain itu, duit pinjaman yang diterima nasabah juga berbeda jauh dengan jumlah yang sebetulnya diajukan.

"Menjanjikan kepada pengguna, ternyata setelah dilakukan tidak sesuai dengan yang dia katakan sehingga tentu meresahkan masyarakat," ujar Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (17/6/2021).

Ramadhan menjelaskan, aplikasi Rp Cepat telah beroperasi selama empat tahun dan telah melakukan berbagai kejahatan seperti penipuan dan tindak pidana pencucian uang.

Ia berada di bawah naungan perusahaan PT SCA dan tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Wakil Direktur Tipideksus Bareskrim Polri, Kombes Pol Whisnu Hermawan Februanto, menyatakan, ada lebih dari 3.000 perusahaan pinjaman online yang tidak terdaftar di OJK.

Sementara itu, yang terdaftar hanya ada sekitar 1.700.

Menurut Whisnu, saat ini korban yang melaporkan perusahaan pinjaman online ilegal masih sedikit.

Namun, dia yakin, sebetulnya korban sangat banyak.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved