Ada Varian Baru Covid-19, Bupati Sumedang Minta Jajarannya Tidak Terima Tamu Dinas dari Jawa Tengah
Provinsi Jawa Tengah saat ini tengah mengalami lonjakan kasus Covid-19. Belum lagi, di Jawa Tengah saat ini ditemukan varian baru Covid-19 dari India.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Mega Nugraha
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Provinsi Jawa Tengah saat ini tengah mengalami lonjakan kasus Covid-19. Belum lagi, di Jawa Tengah saat ini ditemukan varian baru Covid-19 dari India.
Menanggapi itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melalui Iwa Kuswaeri, Ketua Bidang Publikasi Satgas Penanganan Covid-19 Sumedang meminta agar membatasi pertemuan dengan tamu dari Jawa Tengah, provinsi yang dipimpin Gubernur Ganjar Pranowo.
Baca juga: Libur Lebaran Bikin Bandung Raya Siaga 1 Covid-19, Emil Minta Jokowi Tiadakan Libur Idul Adha
"Pak Bupati sudah mengintruksikan kepada seluruh Camat untuk lebih mengintensifkan patroli kewilayahan dan mengimbau kepada seluruh pegawai pemerintahan untuk membatasi mobilitas. Terutama untuk tidak bepergian ke Jawa Tengah dan juga tidak menerima tamu dinas dari Jawa Tengah," kata Iwa Kuswaeri di Sumedang, Selasa (15/6/2021).
Sementara itu, angka kematian warga karena Covid-19 di Kabupaten Sumedang mengalami kenaikan hingga 30 persen.
Informasi dari Satgas Covid-19 Sumedang pada Selasa (15/6/2021), angka kematian karena Covid-19 di Kabupaten Sumedang mencapai 123 jiwa.
"Dalam seminggu terakhir, angka kematian di Sumedang mengalami kenaikan. Peningkatannya mencapai 30 persen," kata Iwa Kuswaeri, Ketua Bidang Publikasi Satgas Penanganan Covid-19 Sumedang kepada Tribun Jabar saat ditemui di Sumedang.
Baca juga: Cerita Keluarga saat Pria di RS Jiwa Itu Bukan Bharaka Asep yang Hilang Disapu Tsunami
Selain itu Iwa menyebutkan, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumedang terus mengalami peningkatan.
Menurutnya, peningkatan kasus positif Covid-1 di Sumedang terkonfirmasi dari klaster warga yang memaksakan mudik Lebaran, klaster pariwisata, dan klaster hajatan selepas Lebaran di seluruh wilayah Sumedang
"Sejak pandemi Covid-19 melanda, total warga Sumedang yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4.650 orang, 123 orang di antaranya meninggal dunia, 4404 orang sembuh, 12 orang dirawat di RSUD Sumedang dan di Pasyankes di luar Sumedang, dan 111 orang tengah menjalani isolasi mandiri," ucap Iwa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bupati-sumedang-dony-ahmad-munir-11.jpg)