Cerita Keluarga saat Pria di RS Jiwa Itu Bukan Bharaka Asep yang Hilang Disapu Tsunami

Keluarga Bharaka Asep sudah menerima hasil tes DNA yang dilakukan Polri terhadap seorang pria di RS Jiwa di Banda Aceh yang disebut-sebut sebagai

Editor: Mega Nugraha
Tribun Lampung / Joviter
Hidarsel, perwakilan keluarga terduga Bharaka Asep, menunjukkan hasil tes DNA, Selasa (15/6/2021). Tim DVI Biddokes Polda Lampung membeberkan hasil tes DNA keluarga terduga Bharaka Zainal Abidin alias Asep di Desa I, Natar II, Lampung Selatan. 

TRIBUNJABAR.ID, LAMPUNG - Keluarga Bharaka Asep sudah menerima hasil tes DNA yang dilakukan Polri terhadap seorang pria di RS Jiwa Zainal Abidin di Banda Aceh yang disebut-sebut sebagai Bharaka Asep.

Bharaka Asep dinyatakan hilang disapu tsunami Aceh. Namun, belakangan ini, viral di media sosial Bharaka Asep ditemukan di RS Jiwa di Banda Aceh.

Untuk memastikan kebenarannya, tes DNA dilakukan.

Baca juga: Bandung Raya Siaga 1 Covid-19, Gubernur Jabar Minta Wisatawan Jangan dulu ke Bandung

Keluarga Bharaka Asep sendiri tinggal di Desa I, Natar II, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Mereka menerima hasil tes DNA pada Selasa (15/6/2021) dari Bid Dokkes Polda Lampung.

"Iya kita terima. Mau gimana lagi. Itu (hasil tes) sudah dikeluarkan secara resmi oleh polisi," kata Hidarsel, perwakilan keluarga Bharaka Asep.

Tangkapan layar di Instagram soal sosok pria di RS Jiwa Zainal Abidin yang disebut-sebut mirip Bharaka Asep yang hilang pada Tsunami ACeh 2004
Tangkapan layar di Instagram soal sosok pria di RS Jiwa Zainal Abidin yang disebut-sebut mirip Bharaka Asep yang hilang pada Tsunami ACeh 2004 (Istimewa)

Adapun tes DNA ini dengan mencocokan DNA satu pria di RS Jiwa di Banda Aceh dengan keluarga terdekat Bharaka Asep. Proses tes DNA ini diyakini akurat hingga 99 persen.

Pihak keluarga tidak bisa menyalahkan siapa pun meski hasil tes DNA tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan.

"Kami atas nama keluarga besar menerima, karena hasil tes DNA itu sudah melalui pengujian oleh ahlinya," ucap Hidarsel.

Kasubbiddokpol Biddokkes Polda Lampung AKBP Legowo Hamijaya menerangkan berdasarkan tes DNA, tidak ada kecocokan diantara keduanya.

Baca juga: Profil Mario Jardel Persib Bandung, Cetak Gol Lawan PSKC, Tak Semenit Pun Main di Piala Menpora

"Berdasarkan pemeriksaan dari garis keturunan ayah, ibu, tidak memiliki kecocokan. Jadi itu bukan Asep keluarga Bapak," kata Kasubiddokpol Biddokes Polda Lampung AKBP Legowo Hamijaya di hadapan keluarga terduga Bharaka Asep.

Ia menerangkan, pengujian DNA didukung data primer dan sekunder berkaitan dengan Bharaka Asep.

"Ini hasil resmi yang kami sampaikan (secara lisan), dan juga kami lampirkan hasilnya," kata Legowo.

AKBP Legowo Hamijaya menyampaikan bahwa pengujian tes DNA ini memiliki akurasi hingga 99 persen.

"Tes DNA tingkat keakuratannya mencapai 99 persen. Tidak mungkin ada human error," kata AKBP Legowo Hamijaya.

Pengujian DNA digelar pada 19-25 Maret 2021 di Laboratorium DNA Pusdokes Polri. Sampel DNA pria yang berada di RS Zainal Abidin dicocokan dengan tiga orang terdekat dari Bharaka Asep. Hasil tes dan analisis DNA tersebut juga diperkuat data primer maupun data sekunder.

"Data sekunder seperti baju yang dipakai, dan gaya berbicara itu sebenarnya tidak bisa menjadi acuan utama. Tetap pada data primer yaitu sidik jari, bentuk gigi, dan sebagainya," kata Legowo.

Bharaka Asep ini disebut-sebut bertugas di Resimen II Pelopor Angkatan 351 90/00. Saat Tsunami Aceh 2004, Bharaka Asep merupakan pasukan bantuan keamanan operasional (BKO) dari Brimob Resimen II Kedung Halang Bogor ke Polda Aceh.

Saat Tsunami Aceh 2004, Bharaka Asep melaksanakan tugas di posko pengamanan.

Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Hasil Tes DNA Tak Sesuai Harapan, Keluarga Terduga Bharaka Asep Legawa, 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved