Breaking News:

Daftar Tunggu Calon Haji di Ciamis Sudah 19.430, Pendaftaran Baru Turun Drastis Sejak Tahun Lalu

Selama masa pandemi Covid-19, pasca batalnya pemberangkatan calon haji tahun 2020, ucap Asep, jumlah pendaftar untuk daftar tunggu menurun drastis

Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
AFP
Ibadah haji di tengah pandemi Covid-19 hanya diikuti 1.000 orang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS– Setahun ini jumlah pendaftar untuk pemberangkatan haji di Kantor Kemenag Ciamis menurun drastis.

Dalam kondisi normal sebelum adanya pandemi Covid-19, jumlah warga yang mendaftar untuk menunaikan ibadah haji di Kantor Kemenag Ciamis rata-rata sekitar 10 sampai 15 orang/hari kerja.

“Dalam setahun ini menurun drastis. Rata-rata hanya sekitar 2 sampai 4 orang perhari,” ujar Kepala Kantor Kemenag Ciamis, H Asep Lukman Hakim S.Ag kepada Tribun Jabar,  Jumat (11/6/2021).

Selama masa pandemi Covid-19, pasca batalnya pemberangkatan calon haji tahun 2020, ucap Asep, jumlah pendaftar untuk waiting list menurun drastis sampai 75%.

Tiap hari, yakni pada hari kerja, katanya tetap ada warga yang mendaftarkan diri untuk pemberangkatan haji tapi jumlahnya jauh berkurang.

19 tahun masa menunggu

Sampai Kamis (10/6/2021), jumlah warga Ciamis yang sudah mendaftar untuk pemberangkatan haji dan sudah masuk daftar tunggu pemberangkatan (waiting list) sudah mencapai 19.430 orang.

Dari 27 kecamatan di Ciamis, jumlah daftar tunggu terbanyak dari Kecamatan Ciamis yakni 1.797 orang lalu Kecamatan Banjarsari (1.157 orang).

Dengan jatah kuota 1.100 calon haji per musim haji, katanya,19.430 orang itu baru akan selesai pemberangkatannya sampai 19 tahun ke depan. 

Dari 19.430 orang warga Ciamis yang masuk daftar tunggu, ada 1.092 calon haji yang batal berangkat pada musim haji tahun 2020. Tahun ini, mereka pun kembali batal berangkat.

Menurut Asep dari 1.092 calon haji yang gagal berangkat ke Tanah Suci untuk kedua kalinya tersebut tidak seorang pun yang memilih menarik kembali (refund) biaya pelaksanaan ibadah haji (BPIH/ONH) yang sudah disetorkan lunas ke bank.

Mereka memilih menjadi prioritas untuk pemberangkatan pada musim haji tahun depan. “Sampai hari ini belum ada yang refund, belum ada yang menarik BPIH yang sudah dilunasi,” ujar Asep Lukman Hakim.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved