Breaking News:

Ini Hasil Tracing Dinkes Tasikmalaya ke Miftahul Huda Seusai Uu RUzhanul Ulum Positif Covid-19

Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya melakukan tracing di Pontren Miftahul Huda, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Tribun Jabar/ Firman Suryaman
Santri Pontren Miftahul Huda, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, keluar ruang belajar setelah mengikuti pelajaran, Selasa (8/6) sian 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya melakukan tracing di Pontren Miftahul Huda, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (10/6/2021).

Tracing (pelacakan orang pernah kontak) di pontren terbesar di Tasikmalaya ini, berkaitan dengan Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum positif Covid-19.

Baca juga: Dalam Dua Hari, 28 Jenazah Dikuburkan di Pemakan Covid-19 TPU Cikadut Kota Bandung

Uu Ruzhanul Ulum sendiri merupakan anggota keluarga besar Miftahul Huda. Ia adalah cucu pendiri Pontren Miftahul Huda, KH Khoer Affandi.

Kabid P2P Dinkes Kabupaten Tasikmalaya, Atang Sumardi, mengungkapkan, dari hasil tracing ada 13 anggota keluarga yang kemungkinan pernah kontak erat.

"Salah satunya menjalani rapid test di RS SMC karena kebetulan sedang ada di sana dan hasilnya negatif. Sedang 12 lainnya, apakah mereka menjalani swab test belum ada laporan," kata Atang.

Namun yang jelas kondisi mereka tidak ada gejala dan dalam kondisi sehat.

Baca juga: Belum Dipanggil KPK, Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan Tidak Terlibat Proyek Bansos?

Petugas Dinkes Kabupaten Tasikmalaya juga mendapat laporan bahwa sebelum terpapar Covid-19, Uu Ruzhanul Ulum sudah lama tak berada di kediamannya komplek Pontren Miftahul Huda.

"Katanya sekitar 11 hari sebelum beliau terpapar, tidak pulang ke pontren karena kesibukannya sebagai Wagub Jabar. Jadi kecil kemungkinan terjadi paparan di Miftahul Huda," ujar Atang.

Kondisi keseharian Miftahul Huda pun, tambah Atang, berjalan seperti biasa.

"Ribuan santri tetap menuntut ilmu seperti biasa. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan. Sejak pandemi Covid-19 muncul tahun lalu, pengelola pontren sudah menerapkan protokol kesehatan," kata Atang yang tinggal di Manonjaya.

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Mega Nugraha
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved